Gresik – Akses jalan penghubung antar desa ke desa lainnya merupakan obyek vital untuk menjalankan aktivitas setiap harinya.
Seperti jalan yang berada di Desa Tenggor kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik ini luas hingga membentang dari timur Desa Klotok sampai ke Barat Desa Babatan.
Terlihat di beberapa titik jalan yang menghubungkan antar desa tersebut nampaknya mengalami kerusakan.
Kepala Desa Tenggor, Kowiyanto mengatakan jika sejak tahun 2017 lalu sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. Pada periode kades dahulu.
“Jalan kabupaten yang rusak sepanjang hampir 200 meter dari panjang keseluruhan 1000 meter atau 1 km. Letaknya di utara desa, penghubung antara Desa pinggir dan Desa Tenggor,” ujar Kowiyanto kepada media klikku.net, Senin (30/11/2020).
“Jalan yang rusak dibeberapa titik yang berlubang sudah kami tambal sulam hingga 3 kali setiap tahunya,” paparnya.
Kowiyanto mengeluh terhadap dinas terkait tidak ada perhatian sama sekali terkait akses jalan yang menghubungkan antar desa.

“Kami berharap kepada Dinas PUTR segera melakukan perbaikan atau perawatan akses jalan kabupaten yang berada di wilayah Desa Tenggor. Sehingga aktivitas ekonomi masyarakat Tenggor bisa lancar kembali, terutama bagi anak-anak yang akan sekolah kembali awal tahun 2021 nanti,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan Jalan dan Jembatan bidang Bina marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro, melalui via whatsapp mengatakan, bahwa panjang jalan kabupaten seluruhnya (Gresik daratan dan Bawean) ada 512,16 km, semntara panjang jalan kabupaten yang melintasi yang desa Klotok sampai desa Babatan kecamatan Balongpanggang ada 6 km.
Reporter : Widji / Sriyono
Redaktur : Setiawan
