Pendidikan

Sabtu, 10 April 2021 - 00:40 WIB

5 tahun yang lalu

logo

OutClass Hadirkan Terobosan Bagi Guru Indonesia Untuk Terapkan Metode “Blended Learning”

Surabaya | klikku.net – Menyadari bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) masa kini, tidak dapat dipisahkan dari teknologi. Apalagi situasi pandemi, memaksa para guru dan tenaga pendidik perlu menggunakan metode blended learning.

Keadaan ini menuntut para guru, untuk melaksanakan KBM secara bersamaan, baik daring maupun luring. Sehingga guru perlu memlengkapi diri dengan inovasi dan improvisasi, dalam metode pembelajaran blended learning.

Sebab, pelaksanaan metode ini membutuhkan sistem manajemen pembelajaran yang terintegrasi dan terpadu. Platform Outclass menjadi media yang mendukung para pendidik, untuk memlengkapi diri dengan berbagai pelatihan. Agar mampu bersaing secara global dan memberikan dukungan media digital.

Menurut Direktur OutClass Indonesia Ade Asria Radiany, OutClass hadir sebagai salah satu solusi agar pendidikan menjadi terjangkau tanpa mengurangi kualitas. Serta mensejahterakan pendidik di Indonesia.

“Kami berharap Platform OutClass dapat membawa manfaat bagi semua pihak. Sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di negara tercinta Indonesia,” ujarnya, disela seminar bertajuk, “Konsep Pengembangan dan Implementasi Pembelajaran Digital,” di Surabaya, Jumat (9/4/2021).

Lebih lanjut Ade menjelaskan, OutClass juga menyediakan PersonAssist, atau asisten pribadi yang membantu guru beradaptasi terhadap perkembangan teknologi yang pesat.

“Kami tidak berhenti pada pendidik dengan kurikulum nasional. OutClass juga hadir untuk pendidik anak berkebutuhan khusus (ABK). Saat ini, kami sedang menjalin kerjasama dengan AGCA Center, guna menjalankan program pembelajaran ABK,” tambahnya.

“Untuk menjaga kualitas pendidikan, kami bekerjasama dengan Yayasan Sehati Indonesia Satu, yang terdiri dari Roemah Bhinneka, Channel Ar Rahim dan Gusdurian. Sementara untuk menjamin kualitas tenaga pendidik, kami bekerjasama dengan Universitas Widya Mandala, Ikahimatika, Ikatan Guru Indonesia (IGI), dan AGCA Center,” pungkasnya. (ANto tse) 


Editor: Joe Meito

601

Baca Lainnya