Daerah Hallo Polisi Kasuistika Pemerintahan Peristiwa

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:37 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Forkopimda Bangkalan. (Foto : klikku.net / ist)

Forkopimda Bangkalan. (Foto : klikku.net / ist)

Mencekam, Forkopimda Bangkalan Himbau Langsung Pada Dua Kecamatan Zona Hitam Covid-19

Bangkalan | klikku.net — Terus tingginya angka terjangkit wabah Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mendorong Forkopimda lakukan banyak upaya diantaranya turun langsung berikan himbauan di area zona hitam Kecamatan Arosbaya dan Geger.

Selain di Arosbaya pada Kamis (10/06/2021) Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K., bersama Bupati Bangkalan Raden Abdul Latif Amin Imron dan Dandim 0829 Letkol Kav Ari Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos., memberikan himbauan langsung kepada masyarakat menggunakan mobil double cabin kepolisian juga dilakukan himbauan tersebut di Kecamatan Geger.

Himbauan ini pun berisi ajakan kepada masyarakat di kecamatan Arosbaya dan Geger untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan tetap berada di dalam rumah jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Dalam himbauan itu, Bupati Bangkalan kerap kali menggunakan Bahasa Lokal yakni Bahasa Madura agar masyarakat benar-benar mengerti akan bahaya wabah virus corona yang selama ini menelan korban jiwa.

Forkopimda saat berikan himbauan. (Foto : klikku.net / ist)

Selain Bupati Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K. di sela sela kesibukannya siang hari ini juga membenarkan dirinya beserta tim turun langsung pada dua kecamatan itu untuk memberi himbauan langsung.

“Himbauan yang kami sampaikan kepada masyarakat di kecamatan Arosbaya dan juga Geger ini pun bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat luas betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan 5M dan kami memberikan himbauan menggunakan kearifan lokal agar masyarakat benar benar paham dan mengerti akan bahaya pandemi corona. Kita tentu ingin virus corona ini segera berakhir,” ujar AKBP Didik yang juga merupakan perwira asal Bojonegoro ini kepada awak media siang tadi.

Tentu, menurutnya ini adalah tanggung jawab bersama untuk sama-sama menjaga diri satu sama lain. Di rumah saja itu lebih baik, kata Didik, jika tidak ada kepentingan yang mendesak.


Editor : Anam

594

Baca Lainnya