Surabaya | klikku.net – Sebagai salah satu tahap pengembangan proyek AAPowerLink, Sun Cable menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan ITS, untuk survei rute kabel tegangan tinggi arus searah, Selasa (21/9/2021)
Menurut David Griffin, Chief Executive Officer (CEO) Sun Cable, nantinya pembangkit listrik tenaga surya ini akan memasok listrik ke Darwin dan Singapura.
Proyek unggulan milik perusahaan asal Australia ini, diaktualisasikan dengan menggabungkan teknologi berupa energi solar, baterai penyimpanan, serta jaringan kabel tegangan tinggi arus searah, yang nantinya akan melewati perairan Indonesia.
“Kerjasama ini sebagai bentuk komitmen Sun Cable kepada pemerintah Indonesia, untuk melibatkan perguruan tinggi dalam penelitian jalur kabel bawah laut, Yang rencananya akan dimulai Oktober mendatang,” ujarnya.
“Untuk itu, kami juga berkomitmen untuk membuka kesempatan magang bagi mahasiswa ITS di penelitian ini. Data yang diambil dari survei kelautan, akan menjadi data bersama yang dimanfaatkan sebagai bahan studi,” tambahnya.

David berharap, kerjasama ini mampu mentransfer teknologi dan ilmu pengetahuan kepada bangsa Indonesia, dalam menjalankan interkoneksi listrik.
Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengaku, pihaknya memiliki pengalaman dalam proses instalasi dan meneliti kabel bawah laut, serta kabel optik.
“Kesempatan ini akan memberi inspirasi kepada para ahli kelistrikan ITS, untuk mengembangkan sistem ekspor energi listrik, sekalipun menempuh jarak yang jauh,” ujarnya.
Ashari juga menyampaikan kegembiraannya, bahwa ITS bisa turut serta dalam permulaan proyek yang sangat berprospek ke depannya, di bidang pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
“Terima kasih Sun Cable, kami senang jika mahasiswa dan dosen ITS dapat terlibat dalam survei ini dalam waktu dekat,” pungkasnya. (M F@aza)
Editor: Joe Meito
