Hallo Polisi

Jumat, 24 September 2021 - 13:17 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana

Bentak Wartawan saat Wawancara, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Akui Hanya Bermaksud Ingatkan Prokes

Surabaya | klikku.net – Sikap arogan ditunjukan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana, saat kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (24/9/2021).

Saat itu, Ia berteriak dan membentak-bentak wartawan, saat proses wawancara terhadap Kapolrestabes Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan tengah berlangsung.

Sikap kurang terpuji itu bermula, saat wartawan Pokja Sikatan mewawancarai Kombes Pol Achmad Yusef Gunawan, terkait giat pemusnahan narkoba.

Melihat hal tersebut, Kompol Mirza langsung membentak-bentak wartawan, menyuruh untuk mundur. Bahkan saat aksinya tidak digubris, karena proses wawancara sedang berlangsung. Ia langsung meminta anggota Provost untuk menindak wartawan.

Menanggapi hal ini, ketua Pokja Sikatan Falen Hartayan, meminta agar hal serupa tidak terulang. “Sebagai mitra kerja dan untuk menciptakan sinergisitas. Alangkah baik, apabila dikemudian hari dilakukan komunikasi yang lebih baik,” ujarnya

Sementara itu, waka Pokja Sikatan Rofiq menyayanykan cara Mirzal dalam berkomunikasi dengan wartawan jurnalis.

“Sebenarnya ada sejumlah keluhan dari teman-teman, terkait sikap Kasat Reskrim ini. Karena seringkali, usaha konfirmasi terkait kondisi kamtibmas di kota Surabaya, tidak direspon. Termasuk saat terjadi sejumlah kasus menonjol, seperti meninggalnya anggota Linmas Kota Surabaya, pembobolan rumah di Tegalsari, serta pencurian mobil WNA di Jemursari. Tidak ada satupun yang direspon,” ungkapnya.

“Ini Surabaya, dimana mobilitas masyarakat sangat tinggi. Demikian juga intensitas kejahatan. Alangkah bijak, jika beliau bisa bersikap lebih arif terhadap siapapun,” pungkas Rofiq.

Saat dikonfirmasi terkait peristiwa itu, Mirzal menjelaskan bahwa ia hanya bermaksud mengingatkan tentang protokol kesehatan.

“Mohon maaf kalo saya diberitakan demikian. Kawan media Suroboyo dulur kabeh, kang. Mungkin salah paham. Kebetulan saya melihat kerumunan, hanya mengingatkan prokes untuk jaga jarak. Maju terus kawan media Suroboyo. Ayo gotong royong jogo Suroboyo,” ungkapnya. (@hmad) 


Editor: Joe Meito

158

Baca Lainnya