Sumenep | Klikku.net – Banyaknya pemberitaan terkait oknum PNS nakal di berbagai media daring kabupaten ujung timur pulau garam itu, mulai membuat publik ramai, apalagi oknum tersebut sedang menjabat Kasubbag Perencanaan dan Keuangan di Kantor Kecamatan Sapeken Kabupaten setempat.
Berdasarkan sejumlah pengakuan dari banyak narasumber media ini yang bersangkutan diduga kuat sering absen kerja, dan diduga kejadian itu sudah bertahun-tahun dilakukannya tanpa pengawasan dan teguran dari pihak terkait.
Hal itu menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Sumenep, dan memantik sorotan dari berbagai elemen masyarakat, Mulai dari ASN hingga praktisi hukum Kabupaten Sumenep.
Kini persoalan tersebut menjadi atensi khusus Lembaga Bantuan Hukum Forum Rakyat Pembela Keadilan dan Orang-Orang Tertindas (LBH-FORpKOT) Sumenep.
Herman Wahyudi, ketua LBH FORpKOT Sumenep mengatakan bahwa, munculnya persoalan oknum PNS nakal itu, mengindikasikan adanya aksi pembiaran dari pimpinan tertinggi di Kecamatan Sapeken.
“Jika fungsi pengawasan itu dilakukan dengan maksimal oleh Camat setempat, saya yakin oknum PNS Kecamatan Sapeken itu tidak akan berani bolos kerja sampai bertahun-tahun lamanya,” singgung Herman pada media Klikku.net Senin, 04 Oktober 2021.
Masih menurut Herman, dirinya menyinggung BKPSDM dan Inspektorat Sumenep untuk tidak segan-segan memberikan sanksi berat kepada oknum PNS yang telah lalai terhadap kewajibannya sebagai abdi negara tersebut.
“Jika terbukti memang sering bolos, pecat tanpa hormat, karena masih banyak yang mau jadi PNS di Sumenep, buktinya masyarakat Sumenep banyak yang antusias mengikuti tes CPNS,” tegasnya.
Sementara sampai berita ini diterbitkan, Plt. Camat Sapeken belum bisa dimintai keterangan.
Editor : Anam
Reporter : Holidi
