Ekonomi Bisnis Pendidikan

Selasa, 26 Oktober 2021 - 17:23 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Bersama ITS, OJK Ajak Mahasiswa Tingkatkan Literasi Keuangan Digital

Surabaya | klikku.net – Merespon perkembangan financial technology (fintech) dalam dunia digital yang berkembang pesat, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gelar sosialisasi program Digital Financial Literacy (DFL), Selasa (26/10/2021).

Dengan tema How to be Financial Literate: an Eye Opener for New Generation. Scara yang digelar secara hybrid ini, mengajak seluruh sivitas akademika ITS, khususnya mahasiswa, untuk meningkatkan literasi terhadap keuangan digital.

Harapannya, mereka dapat menjadi pioneer serta perpanjangan tangan (agent) OJK, dalam memberikan literasi keuangan digital ke masyarakat di sekitarnya.

Menurut Kepala OJK KR IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, fintech sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Saat ini, berbagai transaksi keuangan sudah banyak yang dilakukan secara digital atau cashless. Baik berbelanja kebutuhan harian di pasar, alat transportasi, serta kebutuhan pendidikan,” ujarnya.

Bambang menambahkan, bahwa fintech dapat menjadi salah satu solusi mempercepat digitalisasi sektor jasa keuangan, dalam mengakselerasi program pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

“Namun dalam proses adopsi layanan fintech tersebut, terdapat tantangan yang besar. Khususnya terkait tingkat literasi layanan keuangan digital pada masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

“Ketidakselarasan antara perkembangan layanan keuangan digital yang masif, dengan rendahnya tingkat literasi masyarakat. Tentu akan berdampak buruk dalam perkembangan keuangan di Indonesia. Salah satu contohnya, banyak masyarakat yang tertipu praktik investasi bodong, atau biasa kita sebut sebagai Ponzi Scheme,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Imansyah menjelaskan, bahwa OJK telah berperan aktif dalam upaya peningkatan literasi keuangan digital dan kasus literasi keuangan, sedari dini. “Salah satunya melalui program DFL ini,” paparnya.

Menurut Imansyah, program DFL merupakan salah satu inisiatif OJK dalam memberikan edukasi terkait layanan keuangan digital. Yang dikemas secara interaktif, menarik, dan mudah dipahami. Dalam bentuk media buku, e-book, video animasi, dan games, dengan target utamanya adalah generasi milenial sebagai pengguna terbesar layanan keuangan digital.

“Terima kasih pada ITS yang mau bekerja sama dengan OJK, guna memberikan pemahaman terhadap keuangan digital. ITS memang sangat luar biasa di berbagai bidang sosial, terlebih DFL ini sudah berbasis teknologi,” tambahnya.

Ia berharap, segenap mahasiswa dan sivitas akademika ITS, dapat memahami lebih dalam terkait risiko yang melekat pada penggunaan Inovasi Keuangan Digital (IKD) dan layanan keuangan lainnya, serta cara-cara memitigasinya. .

“Hingga dapat menjadikan masyarakat lebih berhati-hati dan bijak dalam penggunaan layanan digital,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

95

Baca Lainnya