Daerah Pemerintahan Peristiwa

Kamis, 28 Oktober 2021 - 23:05 WIB

5 tahun yang lalu

logo

DPRD Gresik Sosialisasi Normalisasi Kali Lamong ke Warga Desa Dapet

Gresik | klikku.net – Sosialisasi normalisasi Kali Lamong digelar pada warga pemilik tanah di sekitar bibir Kali Lamong, Kamis (28/10/2021).

Selain pejabat dari Dinas PUPR dan Muspika Kecamatan Balongpanggang. kegiatan ini juga dihadiri sejumlah anggota DPRD Gresik. Diantaranya Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan SH, serta anggota Komisi III H. Komsatun S. Sos dan Catur Dadang Raharjo.

Dalam sambutannya, Mujid Riduan menyampaikan jika kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman pada masyarakat, bahwa akan terjadi peletakan hasil pengerukan Kali Lamong di lokasi tanah milik warga sebagai proses peninggihan tanggul.

“Ini harus kami sampaikan, terkait hasil sedimen tanah hasil kerukan sungai. Termasuk tanaman pertanian yang nantinya bisa terimbas penimbunan tanggul. Jadi kami minta keikhlasan warga, apabila tanamannya tertimbun hasil kerukan normalisasi Kali Lamong,” ujarnya.

Sementara itu, H. Khomsatun menegaskan, bahwa normalisasi Kali Lamong sebagai bentuk pencegahan banjir musiman di kawasan Balongpanggang – Benjeng.

“Untuk itu, kami mohon secara bersama sama dengan warga Balongpanggang di wilayah sekitar Kali Lamong, untuk ikut serta membantu terlaksananya program Pemkab Gresik ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dadang Raharjo juga menyampaikan, bahwa kegiatan normalisasi yang pelaksanaan dilakukan Dinas PUPR ini, merupakan aspirasi warga dan untuk warga.

Sehingga banjir di wilayah Gresik bagian selatan, mampu diminimalisir. Dengan kebersamaan serta bergotongroyong, harapannya dampak banjir bisa dikurangi dan ditargetkan tidak ada banjir lagi dalam kurun waktu tiga tahun kedepan.

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori menuturkan, masyarakat sangat antusias dan mendukung secara ikhlas, membantu serta mendorong terlaksananya kegiatan normalisasi Kali Lamong.

“Terkait nanti apabila ada pembebasan tanah warga di lokasi bibir sungai. Akan ada sosialisasi lanjutan dari BPN/ATR, perihal tanah pembebasan tanah warga terdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Sukri warga Desa Dapet menyatakan, bahwa warga sangat mendukung program ini.

“Karena pada musim penghujan, bisa dipastikan debit air cukup tinggi. Sehingga kami pun ikut terdampak banjir. Meskipun tidak separah banjir di wilayah Benjeng. Harapannya, semoga dimusim penghujan ini, wilayah Gresik selatan tidak ada banjir lagi,” ungkapnya. (Wandi) 


Editor: Joe Meito

530

Baca Lainnya