Pendidikan

Kamis, 28 Oktober 2021 - 03:04 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Manfaatkan Limbah Industri sebagai Salah Satu Solusi Eco-Green, ITS Resmikan Pusat Penelitian STIC-CEGIR

Surabaya | klikku.net – Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) meresmikan Science and Technology Innovation Center for Circular Economy and Green Innovative Resources (STIC-CEGIR) atau Pusat Penelitian berbasis Ekonomi Sirkular dan Inovasi Hijau, secara daring, Selasa (26/10/2021).

Kegiatan ini bekerjasama dengan National Taiwan University of Science and Technology (NTUST), Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Menurut Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, kolaborasi ini dilakukan untuk menemukan potensi baru dalam menyelesaikan salah satu masalah yang kompleks, yaitu dalam hal penanganan akumulasi limbah industri.

“Sebagai salah satu kampus teknologi terdepan, ITS turut memberikan kontribusi melalui riset dan inovasi di bidang pemulihan dan penggunaan kembali limbah industri. Saya yakin, dalam tiga tahun ke depan, kolaborasi ini dapat menghasilkan solusi kongkret sebagai wujud kontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden NTUST Jia-Yush Yen menyatakan, kerja sama ini adalah bentuk kontribusi dalam mengembangkan pemanfaatan limbah industri.

“Kerjasama ini, diharapkan menghasilkan output pengembangan penelitian pemanfaatan limbah industri di kedua negara. Saya yakin, kolaborasi ini dapat mendatangkan era baru dalam penelitian dan inovasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur STIC ITS IDAA Warmadewanthi ST MT PhD mengungkapkan, pusat penelitian ini akan berfokus pada daur ulang dan penggunaan kembali senyawa limbah industri demi kepentingan bersama.

Pusat penelitian ini akan dikembangkan sebagai suatu platform, yang mampu menghubungkan peneliti dari berbagai perguruan tinggi yang terlibat, dengan para pakar dari pihak industri yang bekerja sama.

“Pemanfaatan limbah, merupakan bentuk implementasi dari solusi eco-green. Yakni di mana Indonesia mampu mengembangkan suatu model, guna memulihkan kondisi limbah yang ada, untuk berbagai tujuan dan output yang berbeda. Ke depannya, diharapkan kerjasama ini mampu menyebarkan dampak baik bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya. (@Nto tse)


Editor: Joe Meito

176

Baca Lainnya