Daerah Hallo Polisi Kasuistika Pemerintahan

Minggu, 31 Oktober 2021 - 09:18 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Pemuda setempat saat melakukan pelaporan dugaan tipikor oknum Pendamping PKH pada Polres Bangkalan. Foto : klikku.net dok ist / Anam

Pemuda setempat saat melakukan pelaporan dugaan tipikor oknum Pendamping PKH pada Polres Bangkalan. Foto : klikku.net dok ist / Anam

Paska Kedatangan Mensos, Oknum Pendamping PKH Kecamatan Sepulu Dilaporkan Ke Polres Bangkalan

Bangkalan |klikku.net — Harapan pemerintah pusat dalam perealisasian program bansos berupa Program Keluarga Harapan (PKH) sesuai juklak dan juknis saat ini menjadi isapan jempol belaka, walau beberapa waktu ini Menteri Sosial Risma datang langsung untuk memastikan pelaksanaan Bansos di Kabupaten Bangkalan berlangsung baik namun baru ini nitizen dihebohkan dengan kabar salah satu warga Kecamatan Sepulu yang kategori layak mendapatkan program tersebut selama ini belum menikmati.

Namun tidak berselang waktu lama MONI A tepatnya pada 21 September 2021 menerima ATM beserta buku tabungan dari BANK BRI atas nama dirinya, walau demikian buku tabungan tersebut ternyata telah diterbitkan pada 11 Juni 2017 tahun silam.

Mencium ada aroma janggal itu Achmad Sukron pemuda desa setempat beserta beberapa rekannya memilih mencari kebenaran melalui APH, yakni tepatnya pada Minggu (31/10) Sukron beserta beberapa rekannya paska lakukan pembacaan diketahui membawa dugaan tindak pidana korupsi dan penggelapan oleh oknum Pendamping PKH Desa Kalabetan tersebut pada Polres Bangkalan dalam kemasan pelaporan resmi.

“Tadi kami sudah diterima baik oleh pihak Polres, laporan kami semoga bisa segera ditindaklanjuti, saya selaku pelapor sudah menerima kuasa penuh dari ibu MONI A salah satu warga penerima PKH yang baru bulan kemarin memiliki langsung buku tabungannya padahal sudah terbit pada 2017 Tahun silam, selain laporan kami juga sudah menyerahkan bukti-bukti untuk mendukung Polres lebih mudah mengungkap kasus ini,” jelas Sukron (31/10) sore paska menyampaikan pelaporannya langsung ke Mapolres Bangkalan.

Mujiati salah satu pejabat Pendamping PKH Kecamatan Sepulu saat dikonfirmasi perihal penyerahan buku tabungan dan kartu program PKH tersebut dirinya lebih memilih untuk meminta waktu dalam memberikan penjelasan, karena dia selaku pendamping program tersebut saat ini mengaku belum punya cukup informasi dalam memberikan tanggapan perihal perealisasian program PKH pada penerima atas nama ROBI A warga Desa Kalabetan, Kecamatan Sepulu tersebut.

“Katanya siapa ya ?Mohon maaf, sy belum tau ttg laporan tsb, Ni sy baru tau dr sampean. Nanti sy cek dlu. JD sy blm bisa memberikan informasi 🙏” ujar Mujiati salah satu pejabat Pendamping PKH Kecamatan Sepulu dikala diminta menyampaikan tanggapan.


Reporter : Anam

Editor : Red

1921

Baca Lainnya