Daerah

Jumat, 7 Januari 2022 - 15:38 WIB

5 tahun yang lalu

logo

PT GRC Board Kabuh Akhirnya Selesaikan Lahan Petani Yang Terdampak

Jombang | klikku.net – Perusahaan PT Bangun Perkasa Adhitama Sentra (GRC Board) yang berdiri di Desa Karang Pakis kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, yang selama ini banyak di nilai merugikan bagi para petani yang memiliki sawah di sekitarnya akhirnya bisa terselesaikan dengan jalan damai.

Hal ini terbukti dengan penanda tanganan surat pembebasan lahan petani yang merasa di rugikan oleh PT Bangun Perkasa Adhitama Sentra (GRC Board) di depan Notaris.

Eko Susilo Manager HRD PT Bangun Perkasa Adhitama Sentra mengatakan, untuk ganti rugi sawah yang terdampak dari limbah pabrik kemarin rabu (5/1/2022) sudah kita selesaikan yang di tandai dengan penanda tanganan di depan Notaris, kami berharap ke depan bisa bekerja sama dengan lebih baik dengan masyarakat desa setempat, pemerintahan daerah dan stakeholder yang lain, Ucapnya.

Foto : PT Bangun Perkasa Adhitama Sentra menyelesaikan ganti rugi lahan milik petani

Singgih salah satu petani yang merasa di rugikan menjelaskan, sudah selesai di bayar hari rabu (5/1/2022) kemarin, saya merasa senang karena sudah 2 tahun gak bisa bercocok tanam dan gak ada hasil sama sekali, hasil ganti rugi sawah ini mau saya belikan sawah lagi supaya saya bisa bercocok tanam lagi, Ujarnya.

Senada dengan ucapan Singgih, Waini salah satu petani yang lahannya terkena dampak limbah pabrik menjelaskan, saya merasa senang karena lahan saya sudah di ganti rugi, tapi harganya tidak sesuai dengan yang dulu, sekarang agak murah tapi gak apa apa yang penting bisa saya gunakan beli sawah lagi daripada sawah itu gak bisa di tanami lagi dan gak ada hasilnya, saya ucapkan terima kasih kepada pihak pihak yang telah membantu kami dalam memperjuangkan hak hak kami sampai selesai,Ucap Waini,.

Sementara itu Ketua dari LPHM Pandawa Cucuk Wahyu Riyanto menjelaskan, Alhamdulillah akhirnya permasalahan warga yang sawahnya terkena dampak dari pabrik, yang selama ini tidak bisa di tanami akhirnya terselesaikan dengan damai.

Masih Cucuk, “harapan saya kedepannya antara perusahaan dan warga masyarakat desa setempat bisa menjalin hubungan yang harmonis sehingga bisa sama sama saling menguntungkan satu sama lain,” pungkas Cucuk.


Reporter : Titin mujiati

Redaktur : Rizchi 

639

Baca Lainnya