Peristiwa

Selasa, 18 Januari 2022 - 12:33 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Gedung BLK di Yayasan Miftahul Ulum An-Nashar, Dusun Sumber Kembang, Desa Pancor, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang-Madura. Foto : klikku.net Anaf

Gedung BLK di Yayasan Miftahul Ulum An-Nashar, Dusun Sumber Kembang, Desa Pancor, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang-Madura. Foto : klikku.net Anaf

Pelaksanaan Belanja Gedung BLK di Yayasan Miftahul Ulum An-Nashar Ketapang Sampang Diduga Tidak Sesuai RAB

Sampang | klikku.net – Proyek pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Yayasan Miftahul Ulum An-Nashar yang berada di Dusun Sumber Kembang, Desa Pancor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi sorotan.

Diduga realisasi proyek pembangunan gedung workshop BLK Komunitas Kejuruan Teknik Informatika yang bersumber dari dana APBN tahun 2021, melalui Kementrian Ketanagakerjaan (Kemnaker) dengan nilai anggaran Rp.500 juta tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pantau awak media dilokasi pekerjaan terkait pemakaian pembesian diduga tidak sesuai dengan ukuran diameter yang telah ditetapkan sebelumnya. Bahkan, pasir yang digunakan juga tidak sesuai yang telah ditetapkan, Selasa (18/01/2022).

Dilokasi proyek ditemukan sisa besi yang dipakai kontruksi pembangunan berukuran diameter 6 dan 8 milimeter. Sehingga diduga kuat tidak masuk dalam ukuran sesuai dengan batas Standar Nasional Indonesia (SNI). Begitupun dengan pasir yang digunakan, diduga memakai pasir cengkrong.

Sementara, mengenai kegiatan itu penjelasan ketua yayasan Miftahul Ulum An-Nashar, KH Makmun saat ditemui dikediamannya mengatakan, pemakaian pembesian sudah sesuai dengan aturan. “Besinya sudah sesuai, diameter 12 milimeter untuk tiangnya. Tapi yang lebih paham itu pelaksananya,” ujar Makmun.

Dirinya juga membenarkan gedung BLK di yayasannya tersebut merupakan bantuan dari Kementrian Ketanagakerjaan (Kemnaker) dengan nilai anggaran Rp 500 Juta, yang bersumber dari APBN.

“Betul, itu bantuan Kemnaker. Anggarannya Rp 5.00 Juta,” ungkapnya.


Editor : Anam

Reporter : Anaf

999

Baca Lainnya