Pendidikan

Jumat, 25 Februari 2022 - 11:01 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Buku Jurnalistik Dosen DKV Undika Hernani Sirikit Ludes  Dalam Seminggu

Surabaya | klikku.net – Dosen DKV Universitas Dinamika (Stikom Surabaya) DR. Hernani Sirikit, MA tampak sumringah. Sebab, bukunya yang dicetak terbatas sebanyak 300 eksemplar sudah habis tandas terjual.

“Padahal baru terbit Senin pekan lalu, hari Minggu lalu sudah habis. Laris seperti pisang goreng. Beberapa pemesan belakangan, terpaksa harus antre menunggu proses cetakan kedua,” ujarnya, Jumat (25/2/2022).

Buku Sirikit yang bertajuk “Teori dan Filosofi Jurnalistik dalam Praktik” ini adalah buku pertamanya untuk tahun ini. “Biasanya saya menerbitkan dua buku dalam setahun,”tambahnya.

Sikit berharap, buku pertama tahun ini dari dosen Undika, dapat memotivasi para dosen lain untuk menyusul menerbitkan buku.

“Sebagai akademisi, kita harus berlomba dalam menerbitkan karya ilmiah, baik dalam bentuk artikel jurnal maupun buku,” tutur mantan wartawan media cetak dan televisi ini.

Ia menambahkan, bahwa bukunya merupakan kumpulan renungan mengenai teori dan filosofi klasik jurnalisme yang dihubungkan dengan praktik jurnalistik masa kini, termasuk tantangan yang dihadapi.

Tantangan jurnalisme saat ini di antaranya persaingan perusahaan pers, medium atau platform yang berubah, aturan yang makin ketat, dan karakter khalayak yang berbeda dari era-era sebelumnya.

“Ini harus terus diantisipasi, diadaptasi, diadopsi, tanpa meninggalkan ruh dan konsep mulia jurnalisme,” tutur mantan senior editor di the Brunei Times itu.

Sirikit saat ini mengajar di Prodi DKV Undika, mengampu mata kuliah Sosiologi Komunikasi.

Bukunya, menyinggung beberapa bahasan dalam mata kuliahnya. Misalnya perkembangan teknologi komunikasi (dari mesin cetak Guttenberg hingga teknologi digital), maupun filosoi komunikasi dalam kontur masyarakat yang terus berubah.

“Kalau dulu pers bawah tanahnya berupa selebaran yang dicetak di bawah tanah, atau di lokasi tersembunyi. Sekarang pers bawah tanahnya ada di dunia maya. Berupa sekumpulan netizen, yang mengetik di gadgetnya di café-café atau warkop yang terbuka bagi publik.” paparnya

Saat ini Sirikit mencetak lagi bukunya dalam jumlah terbatas. Buku ini merupakan bukunya yang ke-18, setelah tahun lalu menerbitkan kumpulan cerpen Lelaki dari Masa Lalu. Soen/Roji


Editor: Joe Mesti

1045

Baca Lainnya