Tulungagung | klikku.net – Ditlantas Polda Jatim gelar proses scanning untuk menganalis penyebab kecelakaan lalu lintas (laka lantas) antara bus Harapan Jaya dengan KA Dhoho relasi Blitar-Surabaya di perlintasan KA tanpa palang pintu, Kedungwaru, Tulungagung, Senin (28/2/2022)
Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas AKBP Gathut Bowo, proses scanning di lokasi kejadian, untuk mendapat gambaran yang jelas dan valid mengenai kronologi lakalintas
“Hasil 3D laser scanning itu, nantinya akan dibuat video animasi yang menjelaskan proses dari awal sampai akhir kejadian lakalintas. Paling tidak, butuh waktu sekitar 3-5 hari, untuk mendapatkan hasil dari scanning ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kejadian ini tergolong kecelakaan menonjol. Karena ada korban jiwa 5 orang & 14 luka-luka. Sehingga Ditlantas Polda Jatim ikut melakukan penanganan.
Sementara itu, Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto mengungkapkan, kondisi bus Harapan Jaya yang ringsek belum bisa dievakuasi dari lokasi kejadian. Sedangkan KA Dhoho dapat dievakuasi sekitar kurang lebih 2 jam. Dan berdampak kepada keterlambatan kereta api lainnya.
Ia menjelaskan, kecelakaan lalu lintas terjadi pada Minggu 27 Februari 2022 sekitar Pkl 5.16 WIB. Melibatkan bus Harapan Jaya nopol AG 7679 US dengan Kereta Api (KA) Dhoho, di perlintasan tanpa palang pintu masuk Desa Ketanon, Kedungwaru,Tulungagung.
“Kronologi kecelakaan berawal saat bus berisi 43 penumpang itu melaju dari arah barat ke timur. Sedangkan kereta api melaju dari selatan ke utara. Diduga sopir bus tidak memperhatikan laju kereta api, saat melintasi perlintasan KA tanpa palang pintu. Hingga kecelakaan lalu lintas ini tidak bisa dihindarkan. Dan menelan sejumlah korban jiwa dan korban luka-luka,” pungkasnya. Ana/Soen/Roji
Editor: Joe Mesti
