Bangkalan | klikku.net – Dunia pendidikan Kabupaten Bangkalan kali ini menjadi sorotan hal itu terungkap sebab dikarenakan adanya iuran pada walimurid SDN Kemayoran 1 yang akhir-akhir dikeluhkan bahkan hingga dirilis oleh media.
Impian walimurid untuk mengenyam pendidikan gratis tanpa merogoh kantongnya sesuai program pemerintah dengan istilah Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) belum dirasakan oleh walimurid SDN Kemayoran 1 yang mengeluh dengan banyaknya biaya iuran sekolah anaknya.
Peristiwa tersebut menurut sumber yang masuk yang sudah dilansir dari media kabarportal.co.id pada Selasa, (01/03) menerangkan jika selama ini walimurid sering dimitai uang berupa iuran untuk keperluan kegiatan sekolah sehingga walimurid merasa masih terbebani biaya pendidikan anaknya padahal sepengetahuan walimurid negara sudah menegaskan pendidikan gratis dengan memberikan biaya berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada setiap lembaga pendidikan agar para orang tua tidak lagi perlu mengeluarkan biaya sekolah.
“Cuma ya itu pak meskipun ada acara sekecil mungkin pasti ada biayanya, nah biaya ini yang saya bingung dapat dari mana kalau bukan bantuan dari paguyuban pak, padahal semua itu ada anggaran dana BOS di Kemayoran 1 hampir 1 Milyar,” ujarnya mengeluhkan.
Menanggapi keluhan itu saat dikonfirmasi awak media di meja kerjanya, Selasa (01/03) siang, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kemayoran 1 Hj. Nurhayati Eka, M.Pd mengelak adanya dugaan penarikan iuran oleh sekolah, menurutnya iuran tersebut merupakan inisiatif pihak paguyuban dan komite untuk mendukung suksesnya kegiatan sekolah.
“Salah karena saya bisa mempertanggungjawabkan, kalau saya buat kegiatan sebagus itu tidak pernah minta ke walimurid, kalau mungkin paguyuban sendiri, untuk paguyuban tidak tahu kan ada pengurusnya ada ketua dan ada wakil tidak ada urusannya dengan sekolah pak. Sekolah itu pak bagus sukses itu karena ada kerjasama yang baik antara sekolah, komite dan walimurid seperti itu pak, kalau tidak didukung dengan ketiganya itu tidak mungkin bisa berhasil seperti itu pak mungkin besok kesekolah biar lebih tahu ada kegiatan saya, oh seperti ini di SDN Kemayoran 1 ya,” ujar Eka memberikan tanggapannya atas keluhan walimurid atas sering adanya iuran dari kantong para walimurid tersebut.
Editor : redaksi
