Surabaya | klikku.net – Berhasil meraih dua predikat sekaligus, tentu membutuhkan strategi tersendiri. Hal ini dilakukan Michael Jurdan, salah satu wisudawan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), dengan predikat Akademik Terbaik dan Aktif Berprestasi.
Menurut Michael, untuk bisa meraih dua predikat itu, ia harus menjalani studi sekaligus aktif di organisasi kemahasiswaan dan kegiatan lainnya.
“Untuk itu saya harus memiliki manajemen waktu yang baik. Selain itu, harus meningkatkan kemampuan multitasking dan manajemen diri, untuk mencapai tujuan. Termasuk mengerjakan tugas tepat waktu, keinginan belajar yang tinggi, serta berlatih dengan maksimal,” ujarnya, saat Konferensi Pers Wisuda UKWMS Semester Gasal 2021/2022 secara daring, Jumat (18/3/2022).
Wisudawan berprestasi lainnya adalah Maeve Anindya. Yang berhasil menuntaskan studi Akuntansi S1, dengan prestasi membanggakan. Mahasiswa sekaligus illustrator potret dan semi-realistic ini, menorehkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, 3.99, dan predikat sebagai wisudawan Akademik Terbaik.
“Selama di kampus, saya aktif ikut organisasi kemahasiswaan. Sementara di luar, bergabung di event organizer, memberikan kursus dan menjalankan usaha menggambar ilustrasi,” ujarnya.
Berkat kemampuan menggambarnya pula, Maeve sering mengikuti pameran secara virtual. Dan kini memiliki satu orang staf yang membantunya.
“Mendapat prestasi sebagai wisudawan dengan prestasi akademik terbaik sungguh suatu kebanggaan. Walau kita bertemu dari latar belakang dan pola pikir yang berbeda. Tapi selama studi di UKWMS, kita belajar saling menghargai. Penghargaan ini adalah cermin dari perjuangan kita masing-masing,” ujarnya.
Apresiasi disampaikan oleh Wakil Rektor I UKWMS, Ir. Aning Ayucitra, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mewakili Rektor UKWMS.
“Penyelenggaraan upacara wisuda akan digelar secara hybrid, sebagai salah satu wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk mahasiswa dan orangtua mahasiswa, yang telah mempercayakan putra dan putrinya untuk dididik di kampus kehidupan ini,” ujarnya.
“Kenanglah segala peristiwa manis dan lupakanlah segala yang buruk. Tetapi, selalu ingatlah almamater tercinta ini. Ingatlah, bahwa selama kalian belajar tidak hanya demi ilmu pengetahuan semata. Melainkan demi kehidupan,” tambahnya.
“Kini saatnya menerapkan keterampilan, pengetahuan, sikap dan perilaku yang telah kalian asah dan pelajari dalam praktek nyata kehidupan. Berkarya untuk masyarakat, berkontribusi bagi bangsa dan negara. Dan jadilah agen-agen pembaharu,” pungkas Aning. @Nto tze
Editor: Joe Mesti
