Ekonomi Bisnis

Jumat, 30 September 2022 - 08:33 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Menteri Luhut Resmikan Gresik Ammonia Receiving/Storage Terminal milik PT PMS

Gresik | klikku.net – Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual meresmikan Gresik Ammonia Receiving/Storage Terminal milik PT Parna Maspion Sejahtera (PMS), di Kawasan Maspion Industry Estate, Manyar, Gresik, Kamis (29/9).

Dari kantornya, Luhut juga menandatangani prasasti peresmian tangki amoniak yang dibangun dengan investasi sekitar Rp 300 miliar itu.

Menurut Dirut PT PMS Nahot P Napitupulu, tangki amoniak PT PMS didirikan di atas lahan seluas sekitar 11 ribu meter persegi, di Maspion Industri Estate, Manyar, Gresik. Pembangunan tangki amoniak berkapasitas 6000 MT dan fasilitas pemrosesan Aqueous Ammonia tersebut, bekerjasama dengan Wuhan Engineering Pte. Ltd. yang berkantor pusat di Kota Wuhan, Propinsi Hubei, Tiongkok.

“Setelah peletakan baru pertama oleh ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada 25 September 2019 lalu. Proses pembangunannya sempat tertunda selama 6 bulan, akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Kini setelah diresmikan, kami siap berpartisipasi dalam distribusi produk amoniak. Selain itu, PMS juga segera ber komersialisasi dalam penjualan amoniak cair (Liquid Anhydrous Ammonia) dan amoniak encer (Aqueous Ammonia),” tambahnya.

Ia juga berharap, fasilitas tangki yang digagas 4 perusahaan swasta nasional Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yakni PT Parna Raya, PT Ammonia Jatim Energi (Maspion Grup), PT Rodamas, dan PT Bara Perkasa Investama ini, bisa menjadi hub industry di ujung timur Pulau Jawa.

“Untuk pasokan tangki ammonia akan didukung oleh kapal ammonia yang dimiliki oleh PT Pelayaran Artha Samudra (Parna Raya Grup), dan truk pengangkut yang dimiliki sendiri atau bekerja sama dengan pihak ketiga. Dengan kapasitas tangki sebesar 6 ribu metric ton, dapat memenuhi kebutuhan Pulau Jawa hingga 300 ribu metric ton per tahunnya,” ungkapnya.

Ia meyakini, dengan adanya fasilitas tangki ammonia ini, diharapkan dapat menumbuhkan adanya industri-industri baru yang memerlukan bahan baku ammonia, baik sebagai bahan baku maupun sebagai bahan penolong. Diantaranya industri pupuk urea, NPK, MSG, Lysin, Ammonium Nitrat Caprolactam, soda ash, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Kegiatan peresmian PT PMS di Maspion Industrial Estate, Manyar, Gresik ini, dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim Ardo Sahak, serta perwakilan direksi dari pemegang saham PT PMS, yakni PT Parna Raya, PT Ammonia Jatim Energi (Maspion Grup), PT Rodamas dan PT Bara Perkasa Investama. @Nto tze


 

146

Baca Lainnya