Surabaya | klikku.net – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengungkapkan bahwa Rancangan APBD Kota Surabaya tahun 2023 ditarget mencapai Rp 11,2 Triliyun. Dari nilai itu, sekitar 23 persen akan dialokasikan untuk dana pendidikan dan kesehatan.
Hal ini ia sampaikan saat Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya dengan agenda penyampaian Nota Keuangan atas rancangan pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2023, oleh Pemerintah kota Surabaya kepada DPRD Kota Surabaya, Selasa (5/10).
Pada Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD kota Surabaya Adi Sutarwijono itu, Wawali Armuji membacakan pidato wali kota dalam rangka Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD 2023.
Dalam kesempatan itu, Armuji mengungkapkan bahwa kekuatan Rancangan APBD Kota Surabaya tahun 2023 sebesar Rp 11,2 Triliyun, yang mengalami peningkatan 8,19 Persen dari APBD tahun sebelumnya.
“Ini pertanda bahwa laju ekonomi kota Surabaya juga membaik. Mari kita jaga dan gunakan sebesar-besarnya APBD di tahun 2023, untuk kepentingan warga Surabaya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, dari sisi Pendapatan Daerah juga meningkat sebesar 10,11 Persen dari tahun sebelumnya, menjadi Rp 10,4 Triliyun. Fokus perhatian utama diantaranya pendidikan, kesehatan dan pemulihan ekonomi kerakyatan.
“Anggaran pendidikan dan kesehatan di tahun 2023,direncanakan masing – masing lebih dari 23 Persen. Diantaranya untuk beasiswa dan jaminan kesehatan semesta bagi warga surabaya,” ungkap politisi senior PDI Perjuangan Surabaya itu
Ia juga menegaskan, bahwa penguatan sektor UMKM menjadi perhatian Pemkot Surabaya dibawah kepemimpinan Eri Cahyadi – Armuji . Salah satunya dengan membuka akses permodalan pinjaman lunak dan kemitraan hingga pembinaan serta pendampingan UMKM.
“Saya berharap, dalam pembahasan Rancangan APBD tahun 2023 nanti, dapat berjalan lancar. Dan dalam penyusunannya mendapatkan masukan yang konstruktif untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. Rizchi
