Ekonomi Bisnis Pendidikan

Rabu, 12 Oktober 2022 - 07:57 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng (tengah) memukul gong sebagai penanda dibukanya Seminar Nasional 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng (tengah) memukul gong sebagai penanda dibukanya Seminar Nasional 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia

ITS Bersama Toyota Kampanyekan Integrasi Teknologi Bebas Emisi Karbon

Surabaya | klikku.net – Memperingati 50 tahun kontribusinya di bidang otomotif, Toyota Indonesia menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam penyelenggaraan Seminar Nasional 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia, Selasa (11/10). Seminar yang dihelat di Graha Sepuluh Nopember ITS tersebut, mengulas persiapan era emisi net zero dengan teknologi energi terbarukan.

Dalam sambutannya, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng IPU AEng menyebutkan, bahwa ketidakseimbangan produksi karbon telah menjadi permasalahan global.

“Indonesia telah mencanangkan untuk turut berperan dalam menekan jumlah karbon hingga pada status netral per tahun 2060 mendatang. Salah satunya dengan transisi kendaraan fossil fuel menjadi elektrik,” ujarnya.

Ashari menyatakan, saat ini ITS telah menjadi pusat dilahirkannya riset teknologi EBT (Energi Baru Terbarukan), terutama di bidang otomotif. Salah satunya dengan produk sepeda motor elektrik GESITS, yang sudah diperjualbelikan bahkan diekspor. Selain itu, ITS juga mendesain sepeda motor listrik trail untuk daerah pegunungan Papua. Lengkap dengan stasiun pengisian daya menggunakan energi matahari.

Ashari berharap, kerjasama ITS dengan Toyota yang sudah berlangsung sejak 2014, bisa memunculkan rencana untuk menjalankan program konversi kendaraan dari bahan bakar minyak menjadi listrik. “Mari bersama-sama kurangi karbon dioksida,” tandasnya memotivasi.

Sementara itu, Vice President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) Nandi Julyanto menyatakan, bahwa mewujudkan target NZE (Net Zero Emission) perlu kolaborasi antarsektor. Sangat penting untuk menyebarkan pemahaman emisi net zero, terutama kepada kalangan generasi muda, yang akan menjadi pionir era ekonomi hijau.

“Toyota berkomitmen berperan aktif menghadapi isu NZE, dengan fokus pada pengurangan emisi karbon dan efisiensi bahan bakar. Langkah pasti yang sudah dilakukan adalah penggunaan EBT, antara lain dengan mempromosikan penggunaan bahan bakar biofuel dan proses produksi rendah emisi,” ujarnya.

Vice President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Nandi Julyanto mencoba mengendarai sepeda motor listrik E-Trail karya ITS yang juga dipamerkan

Seminar ini menghadirkan dua keynote speaker yang hadir secara virtual, yaitu Menteri BUMN RI Erick Thohir BA MBA, tentang peran BUMN di sektor energi untuk transisi EBT menuju Net-Zero Emission (NZE). Serta Direktur Jenderal Kementerian Perindustrian RI Dr Ir Taufik Bawazier MSi, tentang energi hijau untuk industri otomotif berkelanjutan.

Untuk mendukung perkembangan para mahasiswa, Toyota Motor Manufacturing Indonesia juga menyerahkan dua unit mesin sebagai sarana pembelajaran praktikum bagi para mahasiswa ITS.

Nandi berharap, seminar nasional ini bisa menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni. Ia juga berpesan pada para mahasiswa, untuk tidak ragu dalam berinovasi. Serta haus akan hal baru demi masa depan bangsa. @Nto tze


 

207

Baca Lainnya