Gresik | klikku.net – Pemerintah desa terus berlomba meningkatkan perekonomian melalui pemberdayaan warga, dengan peningkatan fasilitas pembangunan dan pemerataan ekonomi.
Banyak kegiatan pembangunan di ajukan oleh pemerintah desa, diantaranya pembangunan infrastruktur.
Mulai pembangunan dalam bentuk TPT, maupun program pavingisasi jalan, guna meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
Kasun dayat saat di wawancarai awak media di lokasi pembangunan wisata pemancingan dengan nilai anggaran 300.000.000.dengan volume P : 113 M, L : 35 Cm, T : 3 meter. Berlokasi di Desa Katimoho Rt 12 Rw 04 sesuai tertera di papan proyek.
Kasun Dayat sebagai TPK pada pelaksanaan kerja proyek wisata pemancingan menyampaikan, bahwa pembangunan wisata pemancingan di lokasi belakang masjid merupakan embung, dengan menelan anggaran sebesar Rp300 juta dari Bantuan Keuangan (BK) yang titip pada salah satu anggota dewan yang berdomisili di Desa Katimoho.
“Itu lo mas, rumah anggota dewan,” ujarnya, sambil menunjuk kearah utara bangunan wisata pemancingan
Dalam proses pembangunan menggunakan batu belah kali dan semen standart SNI, memakai lantai kerja, serta kwalitas spesi perekat (luluh) padat berkualitas.
Faktanya, lantai dasar penuh dengan air, tanpa dikuras, dan batu di tancapkan begitu saja. Selanjutnya di atas batu yang sudah tertancap dituangi luluh (speci perekat), disetiap jarak 2 meter di pasang bambu ( bongkotan) pengganti trooss..!
“Lokasi pembangunan yang tidak panjang membentuk letter L, serta nanti akan ada tiga titik penempatan gazebo. Serta ada pembangunan untuk pejalan kaki, berupa jalan paving dengan lebar satu meter mengelilingi wisata pemancingan,” tambahnya.
Ia juga menuturkan, bahwadi Desa Katimoho, tim pelaksana bukan dirinya saja. Ada Kasi Kesra Sholekan, yang juga membangun TPT lapangan, belakang kantor desa dan TPT dalam dusun dusun lainnya.

” Saya hanya ini saja, yang lainnya di kerjakan TPK kasi kesra,” u gkapnya.
Soal Apk, ketika di pertanyakan oleh awak media justru tidak ada jawaban pasti terkait APK (safety pekerja). Karena faktor tanggul embung mudah longsor dan menimpa pekerja, hendaknya peralatan safety di pakai sebagaimana mestinya. Untuk menjaga keselamatan kerja dari hal hal yang tidak di inginkan saat menjalankan pengerjaan bangunan. Widji/Wandi
