Bangkalan | klikku.net — Setelah sebelumnya viral informasi penangkapan pada empat terduga penyalahgunaan narkoba kini disusul adanya informasi tiga dari empat orang terduga itu dilepas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur.
Seperti yang diunggah media jurnalhukumindonesia.com bermula dari penangkapan yang terjadi di Jl. Pahlawan Dusun Manggisan, Kecamatan Burneh , Kabupaten Bangkalan, pada Kamis, (17/11) sekira pukul 13.00 WIB kemarin.
Pada media SM mengatakan, penangkapan pada empat terduga itu mereka merupakan warga yang berasa dari Kecamatan Burneh dan Kecamatan Socah. Dari empat terduga satu diantaranya adalah anggota DPRD Kabupaten Bangkalan.
Mereka adalah HS warga Desa Langkap, SF warga Desa Parseh, NN warga Desa Sanggrah Agung dan UD satu tersangka merupakan perangkat Desa Banangkah.
Baca juga : Disinyalir Oknum Anggota DPRD Bangkalan Ditangkap Kasus Narkoba di Burneh
Pada keterangannya SM menyampaikan, dari empat oknum terduga penyalahgunaan narkotika tersebut, tiga diantaranya sudah dipulangkan dengan alasan yang didapat oleh SM karena mereka adalah perangkat desa.
“Sempat ramai kemarin mas, banyak warga yang mengetahui kejadiannya, ada polisi juga disana. Ada empat orang yang dibawa tapi tiga orang sudah dipulangkan tadi malam pukul 23.00 WIB,” kata SM menyampaikan penjelasannya pada awak media di kediamannya. Jum’at (18/11).
Namun demikian mengenai pemulangan pada tiga tersangka itu SM meyakini ada kesepakatan tersembuyi dari publik antara pihak terkait sehingga tiga dari empat terduga penyalahgunaan narkoba itu dipulangkan atau dilepas.
”Alasan mereka dipulangkan karena perangkat desa, hal yang tidak mungkin. Saya yakin mereka sudah ada tawar-menawar dengan pihak petugas,” imbuhnya menyampaikan analisanya.
Sementara itu Kepala Kantor Pos Kecamatan Burneh mengatakan, penangkapan terjadi pada pukul 13.00 WIB setelah seseorang mengambil kiriman paket yang berasa dari Malaysia di kantornya.
Dirinya mengaku tidak mengetahui isi di dalam paket yang datang dari Malaysia atau negara tetangga tersebut. Namun begitu dugaan bobot paket yang menjadi pemicu penangkapan itu menurutnya dikisaran sejumlah Kg (Kilo Gram) beratnya.
“Pastinya saya tidak tahu beratnya berapa karena resinya ada di pengantar saya, kalau menurut saya beratnya sudah kiloan dan pengirimnya asal Malaysia,” ungkapnya menyampaikan.
Editor : Anam
