Daerah Pemerintahan Pendidikan Peristiwa

Kamis, 22 Desember 2022 - 16:50 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Kiri Mohammad Lutfi M.Pd Korwil Tanah Merah bersama Mahmudi S.Pd M.Pd Kepala SDN Petrah 1 pada momen penyelenggaraan P5. Kamis (22/12) siang.

Foto : Anam klikku dok.

Kiri Mohammad Lutfi M.Pd Korwil Tanah Merah bersama Mahmudi S.Pd M.Pd Kepala SDN Petrah 1 pada momen penyelenggaraan P5. Kamis (22/12) siang. Foto : Anam klikku dok.

SDN Petrah 1 Tanah Merah Bangkalan Dorong Siswa Cinta Produk Lokal Pada Program Pelajar Pancasila

Bangkalan | klikku.net — Upaya dalam meningkatkan kecerdasan pada anak didik oleh pemerintah terus menjadi perhatian sehingga mereka nantinya mampu kian optimal dalam bersosial, berbudaya, beragama dan bernegara dengan bekal lengkap yang ditanamkan sejak usia sekolah.

Yang getol saat ini seperti dalam program penguatan profil pelajar pancasila yang mana disana sisiwa dititik tekankan mampu menguasai metode konsep hingga praktek materi pelajaran yang berdasarkan pada minat dan bakat bawaan dengan bimbingan langsung dari para jajaran dewan guru.

Diantara penerapan program tersebut dilakukan di UPTD SDN Petrah 1 Tanah Merah Bangkalan seperti dala kegiatan Selebrasi P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) di Bazar Jajanan Tradisional UPTD SDN Petrah 1 Tanah Merah pada hari Kamis. (22/22) siang ini.

Dalam penyelenggaraan selebrasi tersebut Mahmudi S.Pd M.Pd Kepala SDN Petrah 1 menunjukkan seputar kegiatan dari anak didiknya yang diakui saat ini fokus menyukseskan program pelajar pancasila tersebut menurutnya ada banyak bentuk kegiatan yang dilakukan ratusan siswanya yang mana saat ini didominasi oleh penguatan dalam mengangkat produk makanan lokal.

IMG_2603

Selain mengolah produk makanan para siswanya kata Mahmudi juga ada yang menampilkan berbagai tarian seperti Tarian Guruku Sayang, membawakan puisi, bernyanyi atau ragam olah fokal serta dikolaborasikan dengan gerakan baik itu tarian dan semacamnya intinya mengacu pada penguatan theori hingga praktek pada setiap minat dan bakat setiap siswanya.

”Rencananya tadi kami juga akan mempertunjukan saat dilakukan proses pembuatan makanan oleh para siswa melalui proyektor disini vidionya lengkap namun terlalu terang jadi kalah dengan pencahayaan, pas ini listrik padam padahal masih sisa sekitar enam penampilan,” terang Mahmudi disela agenda berlangsung yang kebetulan terjedah sebab ada pemadaman listrik. Kamis (22/12) siang.

Dirinya mengaku memilih untuk menampilkan jajanan-jajanan tradisional yang dikenal oleh anak-anak. Sehingga sekolah itu katanya perlu mengangkat jajanan tradisional yang lebih sehat yang lebih murah serta terjangkau.

Dari sana menurut Mahmudi guru mulai menamakan nilai-nilai yang terdapat di profil pancasila terutama nilai cinta kepada produk nasional yang tradisional bukan jajanan yang dilihat di jalan-jalan seperti pentol, sosis dan lain sebagainya yang berbahaya bagi anak.

Setiap kelas menurutnya diwajibkan untuk menampilkan yang telah dilaksanakan selama 1 semester.

”Jadi disini bahannya ada 3 yaitu ketela, jagung dan pisang. Sebenarnya tadi kita akan menampilkan video anak yang memasak tapi karena cahaya diluar terlalu terang jadi tidak terlihat. Kita sudah merangkum video dijadikan satu supaya wali murid melihat bahwa anaknya disekolah diajari sungguh apa tidak. Yang kita capai adalah anak-anak menampilkan semaksimal mungkin apa yang telah diajarkan ketika pelaksanaan P5. P5 ini perlu dilaksanakan dengan maksimal soalnya kita tidak tahu jika jadinya seperti ini persiapannya kurang maksimal. Tapi Alhamdulillah wali murid sangat antusias sekali turut membantu menyiapkan acara ini. Jumlah siswa disini sebanyak 215 dan lebih dominan perempuan.” ujar Mahmudi menerangkan.

Semantara itu Mohammad Lutfi S.Pd M.Pd Korwil Tanah Merah yang hadir langsung memberikan support dukungan mengaku apresiasi atas terselenggaranya agenda tersebut menurutnya kegiatan itu terlaksana maksimal sebab keikutsertaan peran walimurid juga terasa maksimal mulai dari saat menyiapkan hingga dalam pelaksanaannya.

”Kami melihat sangat bagus meriah para walimurid supportnya sangat terasa dalam mendukung anaknya untuk menguasai penerapan program penguatan profil pelajar pancasila dan ini layak untuk menjadi motivasi pada sekolah lain agar bisa lebih semangat mensukseskan program p5 ini,” terang Lutfi yang selama ini getol mendukung para kepala sekolah untuk terus mengembangkan proses belajar mengajar di wilayah kerjanya.


Reporter : Anam

513

Baca Lainnya