SAMPANG | klikku.net – Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Ketapang, Kabupaten Sampang, dr. Sukarno, menanggapi terkait adanya pasien program Universal Health Coverage (UHC) yang membeli kantong darah dengan uang pribadi.
dr. Sukarno menjelaskan, bahwa waktu mengambil darah, pasien tersebut belum berlaku UHC nya, karena syarat administrasinya belum lengkap.
“Saat mengambil darah, UHC pasien tersebut belum berlaku karena belum setor Kartu Keluarga (KK). Karena belum punya nomer UHC atau BPJS, oleh UTD Sampang dianggap pasien umum dan harus bayar darahnya,” katanya kepada klikku.net, Senin (26/12/2022).
“Hari ke 3 baru setor KK dan berlaku UHC nya,” ucap dr.Karno, sapaan akrab Direktur RSU Ketapang.
Baca juga : Pasien UHC di RSU Ketapang Rogoh Dana Pribadi Beli Darah
Menurutnya, biaya pembelian kantong darah oleh pasien tersebut tetap akan diganti oleh RSUD.
Kenapa tidak langsung diganti? Karena anggaran untuk darah tahun 2022 sudah habis, tetapi tetap akan dibayar pada anggaran tahun 2023, yaitu pada bulan Januari 2023.
“Jadi uang pasien tetap akan dikembalikan,” tandasnya.
Reporter : Anaf
