Pemerintahan Peristiwa

Minggu, 1 Januari 2023 - 08:42 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Jawa Timur Cetak Dua Rekor MURI Sekaligus di Awal Tahun 2023

Surabaya | klikku.net – Provinsi Jawa Timur mencatatkan dua rekor MURI sekaligus, saat malam pergantian tahun 2023. Atas raihan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima langsung, piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI), di halaman gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (31/12) malam.

Rekor tersebut adalah memukul kentongan secara serentak di lokasi terbanyak. Serta rekor untuk Kirab Pataka secara estafet menempuh jarak terjauh.

Untuk rekor memukul kentongan serentak di lokasi terbanyak, kegiatan dipusatkan di gedung negara Grahadi Surabaya. Sebanyak 30.515 buah kentongan dipukul bersamaan di Grahadi, dan diikuti 263 kelurahan dan 2.097 desa se-Jawa Timur.

Penghargaan Rekor Dunia MURI dan Rekor Indonesia MURI tersebut, diserahkan Customer Relation Manager Museum Rekor Dunia Indonesia Lutfi Syah Pradana. Dan diterima Gubernur Khofifah, dalam rangkaian Upacara Apel Patroli Sigap Jaga Lindungi Masyarakat Jawa Timur di malam tahun baru 2023.

Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan bahwa pemukulan kentongan secara serentak menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat Jawa Timur, secara bersama-sama siap untuk menjaga dan melindungi lingkungannya masing-masing.

“Sebuah kearifan lokal yang memang harus dihidupkan. Dulu kita mengenal dan menyebut siskamling. Di dalam siskamling ada kegotongroyongan, ada kearifan lokal dan ada tanggung jawab sosial,” ujarnya.

“Tanggung jawab sosial ini adalah bagian yang harus terus ditumbuhkan. Alhamdulillah, bersama-sama kita bersambung dengan desa dan kelurahan. Ada kepala desa, ada lurah, ada Babinsa, ada babinkamtibmas, ada karang taruna, pramuka dan elemen masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, ini bagian dari membangun ketahanan diri dan ketahanan lingkungan. Artinya, masing-masing bertanggung jawab atas keamanan lingkungannya.

“Terima kasih semua elemen strategis di Jawa Timur yang sebagian terwakili dalam apel pergantian Tahun 2022 ke tahun 2023. Ini adalah prestasi semua pihak yang terlibat dengan bergotong-royong. Menegaskan bahwa desa-desa dan kelurahan di Jawa Timur, siap menjaga dan melindungi masyarakat di desa dan kelurahan masing-masing,” pungkasnya. @Nto tze


 

132

Baca Lainnya