Surabaya | klikku.net – Puluhan umat Klenteng Hong San Koo Tee atau Klenteng Cokro Surabaya, mengikuti prosesi ritual tumpengan Suro yang digelar di kompleks Klenteng, Rabu (19/7).
Menurut Erdina Tedjaseputra, salah satu pengurus Klenteng Cokro, kegiatan ini digelar untuk memperingati 1 Suro, atau Tahun Baru dalam hitungan Jawa.
“Di kompleks Klenteng Cokro ini, terdapat altar patung Dewi Sri, atau Dewi Kesuburan dalam kepercayaan Jawa. Di mana umat kamu, banyak juga yang sembahyang di altar Dewi Sri,” ujarnya.
“Untuk itu, sejak beberapa tahun yang lalu, diputuskan untuk menggelar ritual tumpengan setiap Tahun Baru Jawa, atau tanggal 1 Suro, untuk menghormati Dewi Sri,” ungkapnya.

Erdina menambahkan, tahun ini terdapat 41 tumpeng lengkap plus jajan pasar, dalam kegiatan ritual ini.
“Prosesinya dimulai dengan sembahyang minta ijin di altar Dewa Kong Tik Tjoen Ong, sebagai tuan rumah. Kemudian dilanjutkan dengan sembahyang dan berdoa di depan altar Dewi Sri. Dan dipungkasi dengan memberi pemberkatan pada semua tumpeng,” tuturnya.
“Harapannya, kami semua mendapatkan keberkahan, kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, serta kehidupan yang lebih baik di tahun ini,” ujarnya

Setelah prosesi ritual selesai. Sejumlah tumpeng dibawa pulang oleh pemiliknya. Sementara beberapa lainnya ditinggal di klenteng, untuk dimakan bersama.
“Jika jumlah tumpeng yang ditinggal banyak. Selain dimakan bersama. Selebihnya kami salurkan ke beberapa panti asuhan di sekitar klenteng,” pungkas Erdina.
