Komunitas

Kamis, 27 Juli 2023 - 08:05 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Tokoh Lintas Agama Hadiri Pembukaan Buddhayana Cultural Expo di Surabaya

Surabaya | klikku.net – Untuk memperingati Hari Asadha puja 2023, serta mengenang 100 tahun Mahabiksu Ashin Jinarakkhita, sebagai pelopor kebangkitan Agama Buddha di Indonesia. Buddhayana Cultural Expo digelar selama 5 hari, 26 – 30 Juli 2023, di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya.

Pembukaan kegiatan bertema “Persatuan dalam Keberagaman” tersebut, dihadiri para tokoh lintas iman, serta perwakilan pemerintah. Seperti mantan Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Supriadi, Asisten I Pemprov Jatim Benny Sampirwanto, dan Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Afghani Wardhana.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Yan Purnomo Gunawan menjelaskan, beragam kegiatan akan digelar dalam Buddhayana Cultural Expo.

“Di antaranya adalah pameran dan edukasi, terkait sosok Mahabiksu Ashin Jinarakkhita. Serta pameran kebudayaan penyebaran Agama Budha di Indonesia dan dunia,” ujarnya, Rabu (26/7).

Yan menambahkan, setiap hari akan ada talkshow dan pertunjukan seni budaya, seperti tari tarian, wayang potehi, dan musik. Serta lomba anak balita hingga mahasiswa, gathering, dan sebagainya.

“Semoga acara ini bermanfaat. Dan semakin menyatukan keberagaman dalam kehidupan di masyarakat,” ungkapnya.

Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj mengapresiasi kegiatan kegiatan ini. “Penting untuk mengenang sejarah dan meneladani para tokoh agama, yang telah mendahului kita. Dengan mengenang tokoh masa lalu, akan mendapatkan nilai keteladanan. Agama itu yang terpenting adalah membangun kemanusiaan dan persaudaraan,” ujarnya.

Afghani Wardhana menyampaikan, Pemkot Surabaya sangat mendukung kegiatan Buddhayana Cultural Expo. Dan meminta acara sejenis, untuk sering digelar.

Sementara itu, Benny Sampirwanto menginformasikan, bahwa indeks tingkat kerukunan antar umat beragama di Jatim, mencapai 77, 80 persen. Sedangkan nilai indeks demokrasi Jatim sebesar 81,31 persen.

“Hal ini menunjukkan suasana di Jatim sangat kondusif di tengah kebhinekaan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Supriadi sangat setuju Buddhayana Cultural Expo digelar di tengah pusat perbelanjaan. Hingga bisa dilihat masyarakat luas.

“Pesan-pesan keagamaan penuh nilai kemanusiaan dan kemaslahatan umum, dapat dicerna bersama. Melalui Buddhayana Cultural Expo ini, semoga masyarakat dapat mengenal Buddha Dharma. Sesunguhnya Buddha Dharma penuh cinta kasih, dapat dilihat dan dipahami dengan baik. Hingga meningkatkan kehidupan beragama di Surabaya yang penuh toleran,” tutur Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI tersebut.

Selanjutnya, para tokoh agama dan wakil pemerintah membuka kegiatan dengan menekan tombol digital layar. Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan-penghargaan. Dan ditutup dengan mengajak tamu undangan tur keliling pameran.


 

498

Baca Lainnya