Surabaya | klikku.net – Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil survei elektabilitas partai politik di Jawa Timur, 6 bulan menjelang pemilu.
Menurut Direktur SSC Mochtar W Oetomo, elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) masih teratas, disusul PKB dan Gerindra.
“Elektabilitas PDIP berada di posisi pertama dengan angka 23,7%. Kemudian disusul PKB 19,8%, dan Gerindra 15.8%. Lalu keempat ada Demokrat 8,7%, dan Golkar melengkapi 5 besar dengan 7,2%,” ujarnya, Rabu (9/8).
Mochtar menambahkan, dari hasil survey, masih terdapat 8,2% resonden yang menjadi undecided voters, yang bisa digarap.
“Berdasarkan data empirik, perilaku mereka ini akan menentukan pilihan pada detik-detik terakhir menjelang hari pencoblosan,” tegasnya.
Sementara itu, meski menduduki posisi ketiga survey, Gerindra berpotensi untuk bertarung di 2 besar, bahkan menjadi juara di Jatim. Karena tren Gerindra terus meningkat.
“Elektabilitas Gerindra tinggi di Jawa Timur, salah satunya karena memiliki capres Prabowo Subianto. Yang merupakan capres paling senior dan konsisten. Tinggal Gerindra mau melakukan expand, atau sekedar hanya mengandalkan elektoral Prabowo? Kalau mengandalkan elektoral Prabowo ya hasilnya sama 2019,” ungkapnya.
Sementara untuk Pilgub Jatim, duet pasangan pertahanan Khofifah-Emil, saat ini paling berpotensi untuk terpilih kembali.
Mochtar menyebut, elektabilitas Khofifah jauh meninggalkan nama-nama lain seperti Tri Rismaharini (18,4%), Emil Dardak (11,5%), Eri Cahyadi (6,7%) hingga Anwar Sadad (5,5%).
Sementara untuk Cawagub Jatim, elektabilitas Emil Dardak sangat kokoh meninggalkan nama-nama lain.
“Per hari ini, jika Khofifah & Emil kembali berpasangan dalam Pilgub Jatim. Secara hitungan sederhana melihat elektabilitas keduanya tertinggi. Apabila digabung, maka komposisi Khofifah-Emil yng paling potensial memenangi Pilgub Jatim 2024,” pungkasnya.
Survei SSC dilakukan pada 25 Juli-3 Agustus 2023, di 38 kabupaten/kota Jawa Timur. Jumlah responden sebanyak 1.200 dengan metode pengambilan multistage random sampling.
Survei SSC memiliki margin of error sebesar -+ 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%. Sebagai informasi, SSC adalah salah satu lembaga survei yang bernaung di bawah Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (ASOPI) dan aktif dalam berbagai kegiatan riset opini publik sejak 16 tahun lalu, tepatnya sejak 7 Juli 2007.
