Hiburan Pariwisata

Senin, 27 Mei 2024 - 10:04 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Komunitas Masyarakat Tionghoa Surabaya Meriahkan Surabaya Vaganza 2024

Surabaya | klikku.net – Komunitas Masyarakat Tionghoa Surabaya memeriahkan kegiatan Parade Mobil Hias dan Pawai Budaya Surabaya Vaganza 2024. Kegiatan ini digelar Pemkot Surabaya sebagai rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731, Minggu (26/5).

Surabaya Vaganza yang tahun ini bertajuk “The Chronicle of Surabaya”, menceritakan perjalanan panjang sejarah Kota Pahlawan tersebut dari masa ke masa.

Kegiatan ini diikuti 22 peserta kendaraan hias dan 18 peserta pawai budaya. Start pukul 13.00 WIB di Tugu Pahlawan dan berakhir di Alun Alun Kota Surabaya.

Salah satu peserta kegiatan ini adalah Komunitas Sosial Masyarakat Tionghoa Surabaya, bersama Yayasan Senopati & Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Jatim. Ketiganya diketuai oleh Chandra Wurianto Woo, yang menyampaikan bahwa pihaknya selalu turut dalam Surabaya Vaganza setiap tahunnya.

“Kita ikut pawai budaya ini sudah selama 20 tahunan. Untuk tahun ini, kami kerahkan 150 personil yang berasal dari Warga Kapasan Dalam, Kampung Pecinan, dan lain sebagainya,” ujarnya.

“Mereka ada yang mengenakan busana Tradisional Tionghoa, Kera Sakti Sun Go Kong, Dewa Chai Sen disertai pengiringnya, dan lain sebagainya. Juga ada 4 liang liong dan 10 barongsai yang ikut berjalan mengikuti rute, sambil beratraksi di hadapan penonton”, tuturnya.

Dia juga berharap, Surabaya Vaganza mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Surabaya. “Selain itu, ia juga berharap warga Surabaya makin kompak bersatu memajukan kota.

Parade Mobil Hias dan Pawai Budaya Surabaya Vaganza 2024 diberangkatkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Rini Indriyani istrinya.

Keduanya hadir mengenakan busana Pengantin Pegon berwarna emas, yang merupakan busana pengantin khas Surabaya, yang memadukan akulturasi budaya Jawa, Belanda, Arab, dan Tionghoa.

Menurut Rini Indriyani, keduanya sengaja mengenakan busana ini. Agar masyarakat Surabaya mengetahui baju adat pengantinnya.

Selain itu, pawai budaya juga diikuti banyak komunitas. Di antaranya Bali, Ende, Minang, Flores, Kaltim, Reog, India, Tionghoa dan kain sebagainya.

Pada akhir pawai, Chandra Wurianto Woo beserta komunitasnya, menyerahkan cinderamata pada Eri Cahyadi dan istri. Keduanya sangat antusias dan menyambut hangat, kehadiran Komunitas Masyarakat Tionghoa Surabaya dalam kegiatan ini.


@man

316

Baca Lainnya