Nasional Pemerintahan

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:12 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Kementerian PPPA Dorong Pemenuhan Hak Anak: Batasi Gawai & Perkuat Pola Asuh Keluarga

Pasuruan | klikku.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak anak demi mencetak generasi emas Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur di Pasuruan, Senin (28/7/2025).

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Pemenuhan hak anak harus mendapat dukungan semua pihak, terutama dari orang tua,” ujar Arifah.

Menurutnya, pemenuhan hak anak mencakup hak sipil, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, hingga hak partisipasi. Semua itu, kata dia, berawal dari pola asuh keluarga yang baik.

Arifah menyebut ada tiga penyebab utama maraknya kekerasan terhadap anak di Indonesia, yaitu pola asuh keluarga yang kurang tepat, penggunaan gawai yang tidak bijak, dan faktor lingkungan.

“Data kami mencatat, sejak 1 Januari 2025 hingga saat ini ada 16.713 kasus kekerasan di Indonesia. Dari jumlah itu, 62,8 persen korbannya anak-anak, dan 80,5 persen di antaranya perempuan,” bebernya.

Untuk meminimalisasi dampak gawai, Kementerian PPPA menggencarkan program pembatasan penggunaan gadget dengan memperkenalkan kembali permainan tradisional, hafalan lagu nasional, serta dongeng dan kisah para pahlawan.

“Selain itu, keluarga juga harus menanamkan pendidikan agama, akhlak, dan budi pekerti sejak dini. Itu fondasi utama anak,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Arifah juga mengapresiasi kemeriahan peringatan Hari Anak Nasional yang diikuti 1.050 anak. Pemprov Jawa Timur turut membagikan satu ton ikan segar untuk meningkatkan gizi masyarakat.

“Anak-anak terlihat bahagia. Inilah tujuan utama peringatan Hari Anak Nasional,” katanya. R3d


 

92

Baca Lainnya