Tulungagung | klikku.id – Ada yang istimewa di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Tulungagung.
Puluhan warga binaan sibuk menjahit ratusan celemek yang nantinya dipakai dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Yayasan Gusti Maringi Mukti.
Kepala LP Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menyebut kegiatan ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tapi juga bagian penting dari pembinaan bermakna.
“Kami ingin warga binaan punya bekal nyata setelah bebas nanti. Bukan hanya bisa menjahit, tapi juga terbiasa disiplin dan bertanggung jawab,” jelas Ma’ruf, Kamis (31/7/2025).
Dalam pelatihan, para warga binaan diajari teknik dasar menjahit, menyusun pola, hingga menjaga kualitas hasil kerja. Produk celemek yang mereka hasilkan langsung dipakai untuk mendukung dapur MBG.
Perwakilan Yayasan Gusti Maringi Mukti, Agung, mengaku terkesan dengan hasil karya para warga binaan.
“Setiap jahitan ini bukan sekadar benang dan kain, tapi juga semangat kerja keras dan keinginan untuk berubah. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut,” katanya.
Ma’ruf menegaskan, LP Tulungagung akan terus menghadirkan program kemandirian serupa agar warga binaan punya peluang usaha setelah bebas.
“Kami ingin mereka kembali ke masyarakat dengan kepercayaan diri dan keterampilan yang bisa diandalkan,” ujarnya.
Program ini diharapkan tak hanya memberi manfaat bagi dapur MBG, tetapi juga membuka jalan baru bagi para warga binaan untuk memulai hidup yang lebih baik. R3d
