Ekonomi Bisnis Peristiwa

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 10:49 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Lewat Program “High Plantation, Zero Emission”, TPS Sudah Tanam 2.000 Pohon Demi Pelabuhan Lebih Hijau

Surabaya | klikku.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) makin serius meneguhkan diri sebagai pelabuhan ramah lingkungan.

Jumat (15/8/2025), sekitar 50 pekerja dan jajaran direksi TPS ikut turun langsung menanam 80 pohon di area terminal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertema “High Plantation, Zero Emission” yang digagas di bawah naungan SPTP Group.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan aksi ini bukan sekadar simbolis, melainkan komitmen nyata perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

“Melalui program penghijauan ini, kami ingin berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon sekaligus meningkatkan kualitas udara di kawasan sekitar terminal,” ujarnya.

Jenis pohon yang dipilih pun bukan sembarangan. Ada pohon penyerap polutan, pohon berakar kuat tapi aman bagi infrastruktur, hingga pohon buah yang bermanfaat secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Program penghijauan TPS sudah berjalan sejak 2023 dengan penanaman 1.400 bibit pohon di sekitar terminal. Setahun kemudian, jumlahnya bertambah 500 pohon. Hingga Agustus 2025, TPS tercatat telah menanam lebih dari 2.000 pohon.

Selain penanaman, TPS juga menjalankan program konversi limbah menjadi bibit pohon, pengurangan emisi dari aktivitas operasional, hingga kampanye internal agar pekerja terbiasa dengan pola kerja ramah lingkungan.

“Keterlibatan pekerja dan direksi dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa seluruh elemen perusahaan punya peran penting menciptakan pelabuhan yang efisien sekaligus ramah lingkungan,” tambah Erika.

Inisiatif penghijauan ini sejalan dengan tujuan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang saat ini digencarkan berbagai korporasi global. TPS ingin menunjukkan bahwa sektor logistik juga bisa berkontribusi langsung pada mitigasi perubahan iklim.

Dengan jejak karbon yang dihasilkan aktivitas terminal, langkah strategis seperti penyerapan polutan dan peningkatan ruang hijau menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Meski sibuk menjalankan program lingkungan, performa bisnis TPS tetap terjaga. Pada 2024, throughput peti kemas mencapai 1.584.774 TEUs. Sementara hingga Juli 2025, TPS sudah membukukan 908.136 TEUs, dengan pangsa pasar internasional tetap dominan sebesar 83 persen di Pelabuhan Tanjung Perak.

Dengan semangat keberlanjutan yang terus berkembang, TPS optimistis mampu menjaga keseimbangan: menjadi pelabuhan yang modern, efisien, sekaligus hijau dan ramah lingkungan. @Man


 

68

Baca Lainnya