Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Selasa, 2 September 2025 - 10:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Harga Beras SPHP Tetap Rp12.500, Bulog Tahan Gejolak di Tengah Kenaikan HET Nasional

Jakarta | klikku.id – Di tengah kabar kenaikan harga eceran tertinggi (HET) beras medium di pasaran, Perum Bulog memastikan harga beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak bergeser sepeser pun. Harga Rp12.500 per kilogram tetap berlaku.

“Tidak boleh naik. Tetap Rp12.500 per kilo. Masyarakat sudah susah, tidak boleh dibebani lagi,” tegas Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Bulog, di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Seperti diketahui, Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menaikkan HET beras medium dari Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kilogram untuk sebagian besar wilayah, bahkan tembus Rp15.500 di Papua dan Maluku. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025.

Rizal menegaskan, kebijakan Bulog berbeda. Untuk beras SPHP, HET tetap Rp12.500 per kilogram. Sedangkan untuk beras premium, harga juga tidak berubah.

“Yang naik itu hanya HET beras medium di pasar umum. Kalau SPHP, tetap. Premium juga tetap,” jelasnya.

Menurut Rizal, keputusan mempertahankan harga SPHP di level lama adalah upaya Bulog menjaga daya beli masyarakat dan sekaligus meredam lonjakan harga pangan. Apalagi, distribusi beras SPHP sudah berjalan masif.

Hingga saat ini, Bulog sudah menyalurkan sekitar 19 persen dari target 1,3 juta ton beras SPHP untuk periode Juli–Desember 2025. Rata-rata penyaluran harian mencapai 6.000–6.500 ton.

“Target kita 7.000 ton per hari. Bahkan waktu Gerakan Pangan serentak kemarin, sampai 10 ribu ton dalam sehari,” ungkapnya.

Sementara itu, Bapanas menyebut penyesuaian HET beras medium memang langkah jangka pendek untuk memastikan pasokan tetap lancar.

Kenaikan Rp1.000–Rp2.000 per kilogram dianggap solusi, agar penggilingan tidak merugi. Sekaligus menekan disparitas harga antarjenis beras.

Dengan dua kebijakan berbeda ini, publik kini menaruh harapan pada efektivitas Bulog menahan gejolak harga melalui program SPHP, sembari Bapanas menjaga keseimbangan industri beras dari hulu hingga hilir. R3d


 

72

Baca Lainnya