Olahraga

Selasa, 16 September 2025 - 16:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Demi Mimpi Zaki di DBL, Nyimas Dewi Arimbi Tempuh Perjuangan dari Kursi Roda

Palembang | klikku.id –  Di tepi lapangan GOR Jakabaring, Minggu (15/9/2025), seorang ibu tampak khusyuk berdoa sambil duduk di kursi roda.

Dialah Nyimas Dewi Arimbi (44), yang datang demi menyaksikan putranya, Zaki Novran Saputra (15), menjalani debut di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Sumatra Series.

Sejak kelahiran Zaki pada 2009, Nyimas hidup berdampingan dengan penyakit berat. Ginjalnya tak lagi berfungsi, katup jantungnya bocor 4,5 cm, dan ia harus cuci darah hingga tiga kali seminggu.

Namun kondisi itu tak meruntuhkan tekadnya untuk hadir mendukung putra keduanya itu.

“Sebenarnya saya lagi drop. Tapi ini momen yang saya tunggu. Alhamdulillah ada orang baik meminjamkan mobil dan oksigen agar saya bisa sampai ke GOR,” tuturnya dengan suara bergetar.

Zaki, pebasket tim SMA Bina Sriwijaya Indonesia (BSI) Palembang, mencetak 8 poin dan 8 rebound saat melawan SMAN 1 Unggulan Muara Enim. Meski timnya kalah 27-37, penampilan perdana itu membuat Nyimas bangga.

“Saya bilang ke Zaki, jangan sedih. Masih ada tahun depan. Insya Allah ada bonus dari Allah,” katanya menahan air mata.

Kecintaan Zaki pada basket lahir dari lingkungan keluarganya. Sepupunya, Anggun Annaila Zahra, lebih dulu bersinar lewat DBL. Hingga meraih panggilan Timnas U-18 dan terbang ke Amerika, bersama skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2024.

Nyimas, yang sering menemani Anggun bertanding meski sakit, berharap pengalaman itu kelak dirasakan Zaki.

Perjalanan hidup Nyimas penuh ujian. Saat melahirkan Zaki, ia mengalami hipertensi parah hingga koma tiga bulan. Setelah sadar, ia mulai merawat Zaki meski sudah terikat pada jadwal cuci darah rutin.

“Sejak itu, saya tak pernah jauh dari Zaki. Saya ingin mendampingi dia sampai cita-citanya terwujud,” ujarnya.

Kini, impian sederhana itu mulai menjadi nyata. Zaki berhasil tampil di panggung basket pelajar terbesar di Indonesia. Bagi Nyimas, DBL bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi anak muda untuk bermimpi dan berjuang.

“Saya ingin melihat Zaki bisa membanggakan orang tua seperti Anggun, bahkan membela Indonesia,” harapnya. @Man


 

53

Baca Lainnya