Ekonomi Bisnis Pemerintahan Peristiwa

Sabtu, 20 September 2025 - 08:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Stabilkan Hara Bapok, Pemkot Surabaya Gencar Gelar Pasar Murah

Surabaya | klikku.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus bergerak menjaga stabilitas harga bahan pokok. Lewat pasar murah, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga operasi pasar, langkah pengendalian harga digelar merata di 31 kecamatan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkot Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma, menyebut kegiatan pasar murah diadakan bergilir setiap Selasa, Rabu, dan Kamis. Selain itu, kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga tersedia di sejumlah pasar tradisional.

“Pasar murah dan GPM ini untuk memastikan masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Kami juga menjalin kerja sama antar-daerah (KAD) dengan wilayah penghasil komoditas seperti Kediri, Malang, Bojonegoro, Gresik, Probolinggo, Nganjuk, Mojokerto, dan Sidoarjo,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Vykka mengungkapkan, harga cabai sempat berfluktuasi beberapa pekan terakhir. Berdasarkan pantauan TPID, harga cabai merah besar yang sempat menyentuh Rp39.200/kg pada 4 Agustus turun ke Rp27.600 pada 3 September, lalu kembali naik ke Rp34.760 pada 17 September 2025.

Untuk cabai merah keriting, harga bergerak dari Rp37.600/kg (4 Agustus) turun menjadi Rp24.900 (1 September), lalu melonjak ke Rp40.450 pada 17 September.

Adapun cabai rawit merah juga naik-turun, dari Rp38.800 (4 Agustus) menjadi Rp26.800 (3 September), kemudian naik ke Rp34.700/kg pada 17 September.

Meski ada kenaikan, Vykka memastikan harga cabai masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan Tingkat Konsumen (HAPK).

Pemkot juga rutin melakukan pengawasan dan inspeksi bersama TPID, Satgas Pangan Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, hingga Balai Besar POM untuk mencegah penimbunan stok.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menambahkan Pemkot menggalakkan gerakan menanam cabai dan bawang merah di rumah maupun lahan terbuka.

“Langkah ini membantu mengurangi tekanan permintaan di pasar saat harga naik,” jelasnya.

Pemkot Surabaya juga menyediakan sistem informasi harga dan stok bahan pokok di sejumlah pasar tradisional agar warga bisa memantau harga secara real time. RED


 

127

Baca Lainnya