Ekonomi Bisnis Nasional Pemerintahan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Menaker Pastikan Program Magang Nasional Berlanjut 2026, Kuota Ditambah 80 Ribu Peserta

Jakarta | klikku.id – Pemerintah memastikan Program Magang Nasional tidak berhenti di tahun ini.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan agar program ini menjadi agenda berkelanjutan hingga tahun-tahun berikutnya.

“Sudah ada arahan dari Pak Presiden bahwa Program Magang Nasional akan dilakukan juga pada 2026 dan seterusnya. Jadi bukan hanya untuk 2025,” ujar Yassierli di Jakarta, Senin (13/10).

Program Magang Nasional merupakan bagian dari stimulus ekonomi 2025 yang menargetkan 20 ribu lulusan baru perguruan tinggi (D3 dan S1) pada tahap pertama atau batch 1.

Peserta akan menjalani magang selama enam bulan dengan uang saku setara UMK masing-masing daerah, dan UMP khusus untuk DKI Jakarta.

Honorarium peserta langsung ditransfer ke rekening pribadi di bank-bank milik negara seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI.

Menurut Yassierli, Kemnaker saat ini tengah fokus menuntaskan pelaksanaan batch 1 sebelum memperluas program. Tahap berikutnya, atau batch 2, akan diluncurkan pada November 2025 dengan tambahan kuota 80 ribu peserta baru.

“Kita selesaikan dulu batch 1, kemudian evaluasi. Setelah itu akan ada tindak lanjut di batch 2 dan tahun depan dengan jangkauan lebih luas,” jelasnya.

Untuk memperluas akses, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong partisipasi lebih banyak perusahaan swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah pusat dan daerah agar kesempatan magang merata di seluruh provinsi.

Berdasarkan data Kemnaker per Senin (13/10) pukul 10.00 WIB, tercatat 1.147 perusahaan telah membuka lowongan magang melalui platform Maganghub, dengan total 105 ribu pendaftar fresh graduate yang sudah mengajukan diri untuk berbagai posisi.

“Tujuan utama kami bukan hanya menyalurkan peserta magang, tapi membangun ekosistem kerja yang berkelanjutan, agar para lulusan muda siap masuk dunia industri,” tegas Yassierli.

Dengan antusiasme tinggi dari perusahaan dan peserta, pemerintah optimistis Program Magang Nasional bisa menjadi solusi efektif menekan angka pengangguran terdidik dan meningkatkan daya saing tenaga kerja muda Indonesia. R3d


 

96

Baca Lainnya