Internasional

Minggu, 19 Oktober 2025 - 09:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Indonesia Terima Dua Penghargaan PBB Berkat Aksi Tegas Jaga Lingkungan

Jakarta | klikku.id – Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, negara kita meraih dua penghargaan bergengsi dari Program Lingkungan PBB (UNEP) lewat ajang Asia Environmental Enforcement Recognition of Excellence (AEEE) 2024–2025.

Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan pemerintah menindak tegas kejahatan lingkungan hidup lintas negara sepanjang 2023–2024.

Rasio Ridho Sani, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH sekaligus mantan Dirjen Gakkum KLHK 2015–2024, menyebut penghargaan ini merupakan hasil kerja kolaboratif berbagai lembaga penegak hukum.

“Apresiasi besar untuk Bakamla, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Negeri Batam, Imigrasi Batam, Polda Banten, hingga para hakim PN Batam, Pandeglang, dan Palembang. Dunia mengakui kerja keras kita dalam menjaga alam,” ujarnya, Jumat (17/10).

Indonesia meraih dua kategori sekaligus, yakni Kolaborasi (Collaboration) dan Dampak (Impact).

Kategori Kolaborasi diraih berkat penegakan hukum terhadap pencemaran minyak oleh kapal supertanker MT Arman 114. Dalam kasus ini, aparat berhasil memenjarakan nakhoda selama tujuh tahun dan menjatuhkan denda Rp5 miliar.

Bahkan, kapal beserta muatan minyak mentah 166.975 ton disita untuk negara — menjadi salah satu vonis terbesar dalam sejarah hukum lingkungan laut Indonesia.

Sementara untuk kategori Dampak, penghargaan diberikan atas keberhasilan Satgas Operasi Taman Nasional Ujung Kulon yang menggulung jaringan besar perburuan dan perdagangan ilegal cula badak jawa (Rhinoceros sondaicus).

Sebanyak sembilan pelaku, tujuh pemburu dan dua pembeli, divonis hingga 12 tahun penjara, rekor hukuman tertinggi untuk kasus satwa liar di Indonesia.

Dari operasi itu pula, aparat menyita 390 senjata rakitan dan delapan cula badak, empat di antaranya berasal dari luar negeri.

Penghargaan diserahkan secara daring oleh UNEP bersama lembaga internasional seperti INTERPOL, CITES, UNDP, UNODC, dan WCO. Selain Indonesia, penghargaan juga diterima lembaga dari China, India, Hong Kong, dan Singapura yang berperan aktif dalam penegakan hukum lintas negara.

“Ini bukti nyata komitmen Indonesia menjaga lingkungan dan satwa langka dari kejahatan lintas batas,” tegas Rasio. R3d


 

101

Baca Lainnya