Internasional Pariwisata

Sabtu, 1 November 2025 - 10:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Jawa Timur Kian Mendunia, Malang dan Ponorogo Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO

MALANG RAYA | klikku.id – Dua kota di Jawa Timur, Malang dan Ponorogo, resmi menorehkan prestasi kelas dunia.

Keduanya masuk dalam jaringan Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network/UCCN) pada peringatan World Cities Day 2025, yang diumumkan langsung oleh Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay.

Penetapan ini menjadikan Indonesia kini memiliki tujuh kota kreatif UNESCO, setelah sebelumnya ada Pekalongan, Bandung, Ambon, Jakarta, dan Surakarta.

Kota Ponorogo diakui dalam kategori Crafts and Folk Art berkat kekuatan budaya Reog, seni rakyat, dan kerajinan lokal yang masih hidup hingga kini.

Sedangkan Kota Malang ditetapkan sebagai Kota Kreatif bidang Media Arts, berkat kemajuan ekosistem digitalnya yang pesat—mulai dari industri gim, animasi, digital storytelling, hingga komunitas kreator muda dan universitas yang inovatif.

“Penambahan Ponorogo dan Malang menegaskan bahwa ekosistem kreatif Indonesia tumbuh bukan hanya di kota besar, tapi juga di daerah yang kuat akar budayanya dan dinamis inovasi digitalnya,” ujar Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Satrya Wibawa, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (1/11).

Satrya menegaskan, status ini bukan sekadar penghargaan simbolis. “Ini adalah mandat kerja sama internasional yang harus segera ditindaklanjuti melalui program, festival, riset, dan kolaborasi kreatif,” tegasnya.

Dengan status barunya, Malang berpeluang berjejaring dengan kota media arts dunia seperti Changsha dan Gwangju. Sementara Ponorogo bisa berkolaborasi dalam platform global pengembangan kriya dan seni rakyat, memperkuat posisi Reog sebagai warisan budaya dunia.

UNESCO tahun ini menambahkan 58 kota baru, sehingga total ada 408 kota dari lebih 100 negara di jaringan UCCN.

Satrya berharap kedua kota segera menyusun rencana aksi empat tahun bersama kementerian dan komunitas kreatif, serta membentuk Cluster Indonesia Creative Cities di UNESCO untuk memperkuat sinergi antar kota kreatif di tanah air.

“Budaya dan ekonomi kreatif adalah fondasi ketahanan sosial dan investasi masa depan,” ujarnya. R3d


 

120

Baca Lainnya