Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Kamis, 27 November 2025 - 10:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Khofifah Tegaskan Jatim Penyokong Utama Produksi Susu Nasional

JEMBER | klikku.id — Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai lumbung sapi perah dan produsen susu terbesar di Indonesia.

Data terbaru menunjukkan populasi sapi perah Jatim mencapai 292,26 ribu ekor atau 60 persen dari total nasional. Sementara produksi susunya menembus 476.712 ton, menyumbang 58 persen dari kebutuhan susu Indonesia.

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri rangkaian Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan (GSPIB) 2025 di City Forest Sumbersari, Jember, Kamis (27/11/2025).

Khofifah menegaskan, capaian tersebut bukan hanya angka statistik, tetapi bukti kerja keras para peternak, inseminator, hingga penggemuk ternak di seluruh kabupaten/kota.

“Kontribusi Jawa Timur terhadap kebutuhan susu nasional sangat vital. Posisi kita tetap yang tertinggi secara nasional,” ujarnya.

Melalui GSPIB, Pemprov Jatim mencatat 1.099.397 ekor sapi telah mendapatkan layanan inseminasi buatan sejak Januari hingga 24 November 2025. Menurut Khofifah, angka ini menjadi pendorong kuat untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas populasi ternak.

“Banyak inovasi dan kerja produktif dilakukan oleh para peternak. Karena itu, populasi sapi potong maupun sapi perah di Jatim selalu menjadi yang terbesar di Indonesia,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khofifah yang hadir bersama Muhammad Fawait, Bupati Jember, juga mengajak ratusan siswa SDN Sumbersari 2 untuk minum susu bersama. Suasana penuh keceriaan terlihat ketika para siswa mengangkat kemasan susu dan menyeruputnya serempak.

Khofifah menyebut, kegiatan sederhana ini memiliki dampak penting. Selain mengenalkan manfaat susu sejak dini, aksi tersebut menjadi bagian dari kampanye peningkatan gizi anak melalui protein hewani.

“Alhamdulillah anak-anak ceria sekali. Mereka senang minum susu. Ini bagian dari upaya memastikan pemenuhan gizi mereka, terutama protein hewani yang sangat penting bagi tumbuh kembang,” terangnya.

Melalui program inseminasi, penguatan peternak, hingga edukasi gizi sejak dini, Khofifah optimistis Jawa Timur dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kontribusinya sebagai pusat produksi sapi dan susu nasional.

“Semoga kerja kolektif ini terus memberi manfaat bagi peternak, ekonomi daerah, dan masa depan generasi muda kita,” tutupnya. R3d


 

194

Baca Lainnya