Ekonomi Bisnis Peristiwa

Sabtu, 29 November 2025 - 22:22 WIB

5 bulan yang lalu

logo

ParagonCorp Wardah Alirkan Akses Air Bersih untuk Dua Desa Terpencil di NTT

MANGGARAI BARAT | klikku.id – ParagonCorp Wardah bersama Komodo Water meresmikan program Clean Water Initiative bertajuk Langkah Alirkan Harapan di Desa Poco Dedeng (Kampung Lempe) dan Desa Wae Tulu, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (28/11).

Program ini menjawab kebutuhan mendesak warga atas akses air bersih yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan utama.

Dari asesmen Komodo Water, warga kedua desa sebelumnya harus berjalan 4–6 jam per hari melewati tanjakan curam, jalur berbatu, hingga tepi jurang untuk mengambil air.

Kondisi itu paling membebani perempuan dan anak-anak, serta mengganggu waktu belajar karena sebagian siswa harus bergiliran mengambil air sebelum masuk sekolah.

Melihat urgensi tersebut, ParagonCorp Wardah dan Komodo Water membangun sistem air bersih berbasis bak penampungan, pompa tenaga surya, dan jaringan pipa gravitasi.

Titik kran dipasang di area permukiman, sekolah, fasilitas ibadah, dan layanan kesehatan. Teknologi hemat energi ini dirancang agar mudah dikelola masyarakat.

Infrastruktur baru itu memberi manfaat langsung bagi lebih dari 1.200 jiwa di dua desa. Selain memenuhi kebutuhan dasar, ketersediaan air diperkirakan mendorong produktivitas ekonomi—mulai dari pengolahan kemiri di Lempe hingga peningkatan produksi jambu mete di Wae Tulu.

Peresmian dihadiri Retno Marsudi, UN Secretary-General Special Envoy on Water; dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO ParagonCorp; perwakilan Pemkab Manggarai Barat; Shana Fatina (Komodo Water); serta tokoh masyarakat.

Retno menegaskan air bersih bukan sekadar infrastruktur, tetapi fondasi kesehatan, pendidikan, dan pembangunan.

“Tanpa air, tak ada tujuan pembangunan berkelanjutan yang bisa dicapai,” ujarnya.

Deputy CEO ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, menyebut program ini bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan kebermanfaatan.

“Akses air bersih adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih layak,” ujarnya.

Kepala Desa Poco Dedeng, Donatus Sidi, menyampaikan dampak nyata program. “Sekarang waktu kami tidak habis di jalan. Anak-anak bisa belajar tanpa terlambat. Mimpi mereka lebih mungkin dicapai,” katanya. AMan


 

129

Baca Lainnya