SURABAYA | klikku.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut mengerek penjualan kendaraan niaga di Jawa Timur. Permintaan terhadap pikap Suzuki Carry Pick Up, bahkan melonjak hingga membuat pasokan sempat kewalahan.
Senior Area Manager UMC Suzuki, Suwandojo Hartono, mengatakan kendaraan niaga menjadi tulang punggung penjualan Suzuki di Jawa Timur sejak semester kedua 2025.
“Backbone Suzuki sampai Januari–Februari ini masih di pick up Carry. Permintaannya sangat tinggi,” ujarnya di Surabaya, Jumat (6/3).
Menurutnya, lonjakan tersebut dipicu kebutuhan kendaraan operasional untuk distribusi logistik dalam pelaksanaan program MBG di berbagai daerah. Permintaan kendaraan pikap meningkat tajam karena banyak digunakan untuk mendukung mobilitas distribusi bahan pangan.
Tingginya minat pasar bahkan sempat membuat pasokan unit tidak mampu mengejar kebutuhan. Kondisi itu tidak hanya terjadi di Jawa Timur, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Indonesia.
“Permintaannya luar biasa sampai suplai kami kewalahan. Hampir terjadi di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Secara umum, pasar otomotif Jawa Timur sempat mengalami tekanan pada 2025. Total penjualan mobil sepanjang tahun tersebut tercatat sekitar 68.457 unit, turun sekitar 19–20 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 87.666 unit.
Namun menjelang akhir tahun, pasar mulai menunjukkan tanda pemulihan. Penjualan mobil di Jawa Timur pada November 2025 tercatat 5.972 unit, lalu meningkat menjadi sekitar 7.000 unit pada Desember.
Suwandojo menilai kebangkitan pasar juga dipicu oleh peluncuran sejumlah model baru serta meningkatnya kebutuhan kendaraan niaga dari berbagai sektor usaha.
Memasuki 2026, Suzuki menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, perusahaan tetap mencermati dinamika ekonomi global yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
“Kalau situasi global memanas biasanya orang lebih memilih menahan belanja. Tapi kami tetap berupaya menjaga pasar melalui berbagai program penjualan,” jelasnya.
Untuk mempertahankan momentum, Suzuki menyiapkan sejumlah strategi promosi, termasuk kegiatan customer gathering dan test drive, terutama menjelang Ramadan.
Dengan tingginya kebutuhan kendaraan niaga dari program MBG, Suzuki optimistis pasar otomotif Jawa Timur masih memiliki peluang tumbuh sepanjang 2026. AMan
