JOMBANG | klikku.id – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi menerima sebanyak 1.225 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur yang akan melaksanakan pengabdian di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Jombang. Prosesi penerimaan berlangsung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Desa Gedangkeret, Kecamatan Jombang, Senin (13/7/2026).
Penerimaan mahasiswa KKN dipimpin langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, didampingi Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S.H., M.Si., jajaran Staf Ahli, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga Kepala Desa setempat. Hadir pula Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT., IPU., bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Ir. Rossyda Priyadarshini, M.P., beserta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kegiatan diawali dengan prosesi simbolis penyematan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa sebagai tanda resmi dimulainya program KKN, yang kemudian dilanjutkan dengan pembekalan kepada seluruh peserta.
Pada pelaksanaan KKN tahun ini, UPN “Veteran” Jawa Timur mengangkat tema “Pengelolaan Persampahan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Pemuda Melalui Pemetaan Potensi Pemuda dan UMKM Desa”. Tema tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UPN “Veteran” Jawa Timur yang kembali memilih Kabupaten Jombang sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, persoalan pengelolaan sampah saat ini menjadi isu strategis yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R),” ujar Warsubi.
Ia berharap kehadiran para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan bank sampah di tingkat desa melalui berbagai inovasi yang sederhana namun berkelanjutan.
Tak hanya berfokus pada isu lingkungan, mahasiswa KKN juga akan melakukan pemetaan potensi pemuda dan pelaku UMKM di desa-desa lokasi pengabdian. Data yang dihimpun nantinya diharapkan menjadi referensi penting bagi pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Data hasil pemetaan tersebut akan menjadi informasi yang sangat berharga bagi Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Jombang dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Menjelang pelepasan mahasiswa menuju desa-desa tujuan, Warsubi berpesan agar seluruh peserta KKN mampu beradaptasi dengan masyarakat, mengedepankan semangat kolaborasi, menghormati adat istiadat setempat, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, mahasiswa UPN ‘Veteran’ Jawa Timur saya terima dan siap diterjunkan ke desa-desa yang telah ditentukan di Kabupaten Jombang. Jadikan KKN sebagai momentum untuk belajar dari masyarakat, mengabdi dengan sepenuh hati, serta menghadirkan karya nyata,” pungkasnya.
Melalui penerjunan 1.225 mahasiswa tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi lokal di Kabupaten Jombang.
#Titin KLIKKU.ID
