Daerah Pendidikan

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:59 WIB

3 jam yang lalu

logo

Dok Gambar foto KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Dok Gambar foto KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

SMPN 1 Labang Siap Sambut Tahun Ajaran 2026/2027 dengan MPLS Ramah Anak dan Penguatan Prestasi Siswa

BANGKALAN | klikku.id – Semangat menyambut Tahun Ajaran 2026/2027 mulai terasa di lingkungan SMPN 1 Labang. Berbagai persiapan telah dimatangkan agar seluruh peserta didik, khususnya siswa baru, dapat memulai proses belajar dalam suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.

Kepala SMPN 1 Labang, Rahmawati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan awal tahun ajaran telah disiapkan secara menyeluruh, mulai dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak, penguatan kompetensi tenaga pendidik, peningkatan sarana prasarana, hingga program pembinaan karakter dan prestasi siswa.

Menurutnya, pelaksanaan MPLS tahun ini sepenuhnya mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 serta Kepmendikdasmen Nomor 198 Tahun 2026, yang menitikberatkan pada prinsip Ramah Anak, Ramah Lingkungan, dan Ramah Biaya selama lima hari pada pekan pertama masuk sekolah.

“Tujuan utama MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi membantu peserta didik baru beradaptasi, menumbuhkan rasa aman dan percaya diri, sekaligus mengenalkan budaya positif yang akan menjadi bekal selama mereka menempuh pendidikan di SMPN 1 Labang,” ujar Rahmawati, kepada klikku.id, Kamis (16/7/2026).

Selama pelaksanaan MPLS, siswa akan memperoleh berbagai materi pembentukan karakter, di antaranya Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat, Pagi Ceria, Etika Bermedia Sosial, Budaya 5S, Gerakan Indonesia ASRI, hingga penguatan sikap rukun antarteman. Sebaliknya, sekolah memastikan tidak ada ruang bagi praktik perpeloncoan, perundungan, kekerasan, maupun pemberian tugas yang tidak relevan. Bahkan, keterlibatan alumni sebagai penyelenggara MPLS juga ditiadakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rahmawati menambahkan, sekolah juga telah menyiapkan posko pengaduan, pendampingan intensif oleh guru, serta memperkuat komunikasi dengan orang tua agar seluruh proses MPLS berjalan sesuai harapan.

Tak hanya fokus pada kegiatan pengenalan sekolah, SMPN 1 Labang juga terus membenahi kualitas layanan pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana. Perbaikan ruang kelas, sanitasi, laboratorium, perpustakaan, hingga akses internet menjadi bagian dari prioritas sekolah. Penataan taman hijau, area bermain, dan ruang belajar yang lebih inklusif juga dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi seluruh peserta didik.

Di sisi sumber daya manusia, guru dan tenaga kependidikan telah mendapatkan pembekalan mengenai pendekatan pembelajaran ramah anak, penanganan kasus perundungan, serta implementasi kurikulum terbaru. Layanan Bimbingan Konseling (BK) pun diperkuat agar mampu memberikan pendampingan psikologis kepada siswa yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Rahmawati menjelaskan bahwa penguatan karakter tetap menjadi fondasi utama pendidikan di SMPN 1 Labang. Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila diintegrasikan dalam seluruh mata pelajaran dan aktivitas sekolah, disertai pengembangan berbagai kegiatan ekstrakurikuler di bidang seni, olahraga, kewirausahaan, literasi digital, hingga pelestarian budaya lokal.

Sekolah juga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, kepolisian, hingga puskesmas, sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi peserta didik.

Dalam upaya meningkatkan prestasi siswa, SMPN 1 Labang menerapkan pemetaan minat dan bakat sejak awal tahun ajaran. Pendampingan akademik secara personal, program tutor sebaya, pembiasaan literasi, penguatan numerasi, hingga persiapan mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik menjadi bagian dari strategi sekolah untuk mencetak generasi yang unggul.

“Kami ingin setiap anak berkembang sesuai potensinya. Karena itu, sekolah tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, serta kepercayaan diri peserta didik agar siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkap Rahmawati.

Komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman juga diwujudkan melalui penerapan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 dan dukungan terhadap Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman (GERNAS RANA). Berbagai langkah preventif dilakukan, seperti kampanye anti-perundungan, pembatasan penggunaan gawai saat jam pelajaran, penyusunan kesepakatan kelas bersama siswa, hingga penyediaan layanan pengaduan yang mudah diakses.

Selain itu, sekolah juga menyiapkan pendampingan konseling bagi korban maupun pelaku perundungan dengan pendekatan edukatif, disertai pengawasan rutin yang melibatkan guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah.

“Besar harapan kami, SMPN 1 Labang dapat menjadi rumah kedua bagi peserta didik, tempat mereka belajar dengan rasa aman, tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong masa depan,” tutup Rahmawati, S.Pd., M.Pd.

#Anam KLIKKU.ID

16

Baca Lainnya