Daerah Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:56 WIB

50 menit yang lalu

logo

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro BANGKALAN.

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro BANGKALAN.

600 Pelaku UMKM Bangkalan Ikuti Dialog Kebangsaan, Perkuat Nasionalisme dan Semangat Membangun Ekonomi Daerah

BANGKALAN | KLIKKU.ID — Semangat memperkuat nasionalisme sekaligus mendorong peran pelaku usaha dalam pembangunan daerah menjadi perhatian Persatuan UMKM Bangkalan. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar di Gedung Rato Ebuh, Kabupaten Bangkalan, dengan melibatkan sekitar 600 anggota UMKM.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya para pelaku UMKM dengan sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang untuk membahas kebangsaan, kepedulian sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat serta kontribusi UMKM terhadap pembangunan daerah.

Pembina UMKM Kabupaten Bangkalan, Muchlis, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas sebagai bagian dari upaya menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelaku UMKM.

“Dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan UMKM Bangkalan, Persatuan UMKM Bangkalan melaksanakan Dialog Kebangsaan di Gedung Rato Ebuh dengan peserta sekitar 600 anggota UMKM,” ujar Muchlis.

Menurutnya, keberadaan UMKM tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan perdagangan. Lebih dari itu, pelaku UMKM memiliki posisi strategis sebagai bagian dari kekuatan masyarakat yang ikut menopang perekonomian daerah.

Dalam dialog tersebut, Persatuan UMKM Bangkalan menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Jakfar, aktivis antikorupsi Mathur Huzairi, serta Muchlis sendiri selaku Pembina UMKM Kabupaten Bangkalan. Sementara kegiatan dipandu oleh Aliman Haris, host program San Rasan, sebagai moderator.

Menariknya, keempat tokoh tersebut memiliki latar belakang perjalanan yang cukup unik. Muchlis menyebut dirinya, Fauzan Jakfar, Mathur Huzairi dan Aliman Haris merupakan teman seperjuangan ketika menempuh pendidikan di Surabaya.

“Moderatornya Aliman Haris, Host San Rasan. Kebetulan kami berempat teman seperjuangan saat kuliah di Surabaya, namun memilih jalan berbeda dalam membangun bangsa,” ungkap Muchlis.

Pesan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa perbedaan profesi, jalur pengabdian maupun posisi sosial tidak semestinya menjadi penghalang untuk tetap memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Dialog Kebangsaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai forum seremonial. Semangat nasionalisme di kalangan UMKM perlu diterjemahkan dalam bentuk nyata melalui penguatan usaha lokal, peningkatan kualitas produk, kemandirian ekonomi, kepatuhan terhadap aturan serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, UMKM dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku UMKM sekaligus penanaman nilai kebangsaan menjadi dua hal yang dapat berjalan beriringan.

Persatuan UMKM Bangkalan pun diharapkan mampu terus menjadi wadah kolaborasi bagi para pelaku usaha, pemerintah, tokoh masyarakat dan berbagai elemen lainnya untuk membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berdaya saing.

Dari Gedung Rato Ebuh, 600 pelaku UMKM Bangkalan tidak hanya diajak berbicara tentang usaha, tetapi juga diingatkan bahwa membangun ekonomi daerah merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa.

#Anam KLIKKU.ID

53

Baca Lainnya