Ekonomi Bisnis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:08 WIB

4 jam yang lalu

logo

Bidik Pasar Global, 10 UMKM Binaan BI Jatim Tembus ISEF 2026

SURABAYA | klikku.id – Sepuluh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur unjuk produk dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 di Jakarta International Convention Center (JICC), 14–18 Oktober 2026.

Keikutsertaan ini menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar, termasuk menjangkau pembeli dari luar negeri.

Sepuluh UMKM tersebut bergerak di sektor modest fashion dan makanan halal. Mereka mengisi sejumlah zona pameran yang menyasar konsumen langsung maupun calon mitra bisnis.

Di sektor modest fashion, empat UMKM binaan program Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA), yakni Elva Fauqo, Gita Orlin, Riris Ghofir, dan Ulur Wiji, memamerkan produknya di Hall A.

Sementara itu, tiga UMKM menempati zona Halal Food Business-to-Business (B2B) di Hall B. Mereka adalah Sari Bhuana Nusajaya melalui merek Arana Spice, Pareto Estu Guna dengan Matoh, serta Indigo Sejahtera yang membawa Zumami.

Adapun Honey Cookies, Momachi, dan Berkah Pangan melalui merek Syaza menyasar konsumen di zona Halal Food Business-to-Consumer (B2C).

Arana Spice juga mendapat tempat di area Jawara Ekspor di depan Assembly Hall untuk mendukung perluasan akses pasar internasional.

Partisipasi UMKM Jawa Timur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai nilai halal sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah.

Terlebih, ISEF tahun ini mempertemukan pelaku industri halal dari hulu hingga hilir melalui lebih dari 100 kegiatan luring dan daring.

Mengusung semangat “Kebaikan untuk Semua”, ISEF 2026 mengambil tema akselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah berkelanjutan melalui sinergi dan transformasi digital.

Ajang ini melibatkan lebih dari 1.000 pelaku industri halal serta menghadirkan forum bisnis, business matching, dan diskusi nasional maupun internasional.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyebut Indonesia masih memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi dalam ekonomi syariah global.

“Dalam laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, Indonesia bertahan di peringkat keempat dunia. Di dalam negeri, rantai nilai halal tercatat tumbuh 5,5 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Masyarakat dapat mengunjungi pameran di JICC hingga 18 Oktober 2026 atau mengakses informasi melalui situs resmi www.isef.co.id dan aplikasi ISEFun. AM@n


 

21

Baca Lainnya