Daerah Pemerintahan Peristiwa

Selasa, 1 Maret 2022 - 00:28 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Gubernur Khofifah Minta Peringatan Isra Mi’raj Menjadi Spirit untuk Bangkit dari Keterpurukan Pandemi Covid-19

Bangkalan | klikku.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat Jatim untuk memaknai peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, sebagai spirit untuk bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

“Mari jadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai motivasi untuk memperkuat keimanan dan mempererat persatuan. Serta semangat untuk bangkit dari pandemi Covid-19,” ujarnya saat menghadiri Peringatan Isra Miraj di Bangkalan, Senin (28/02/2022).

Ia menyebut, pandemi Covid-19 harus dimaknai sebagai cobaan untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

“Sebagai sorang muslim, harus yakin bahwa apapun yang terjadi, sudah menjadi kehendak Allah SWT. Salah satu bentuk keyakinan terhadap-Nya adalah dengan berhusnudzon,” tambahnya.

“Jangan berburuk sangka kepada Allah SWT. Justru ini kesempatan untuk kita semua mengupgrade diri, menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya,” imbuhnya.

Khofifah menegaskan, banyak hikmah yang dapat menjadi renungan bersama, dalam menangkap makna dan spirit Isra Mi’raj untuk kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara yang lebih baik.

“Peristiwa Isra Mi’raj sarat dengan hal-hal yang menakjubkan dan luar biasa. Lantaran menembus batas-batas nalar dan hukum kebiasaan manusia. Isra Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW bertemu Allah SWT ke Sidratulmuntaha, atau langit ke tujuh dalam satu malam saja. Dalam perjalanan itu, Rasulullah juga menerima perintah salat wajib lima waktu setiap hari,” ungkapnya.

“Dalam konteks menghadapi Pandemi Covid-19, marilah kita jadikan nilai-nilai ajaran shalat sebagai bekal untuk menanggulangi wabah ini. Salah satu caranya dengan disiplin prokes dan vaksinasi,” imbuhnya.

Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut, mengimbau pada umat Muslim agar melakukan refleksi diri dengan memperbanyak zikir, memohon ampunan kepada Allah, dan berdoa. Semoga musibah yang melanda bangsa Indonesia serta seluruh warga dunia, segera berlalu.

“Nilai-nilai ibadah shalat harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena shalat sendiri diibaratkan sebagai tiang agama dan dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar,” pungkasnya. Soen/Roji


Editor: Joe Mesti

76

Baca Lainnya