Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Kamis, 3 Maret 2022 - 11:27 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Imam Syafi'i atau yang kerap dikenal Imam Pantor aktivis asal Kabupaten Bangkalan.
Foto : klikku.net Anam ist.

Imam Syafi'i atau yang kerap dikenal Imam Pantor aktivis asal Kabupaten Bangkalan. Foto : klikku.net Anam ist.

Pemerintah Bangkalan Dinilai Belum Serius Kelola Nilai Ekonomi UMKM

Bangkalan | klikku.net — Adanya potensi ekonomi diwilayah Kabupaten Bangkalan yang semestinya mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dinilai belum dikelola serius sesuai regulasi oleh pemerintah setempat.

Diantaranya kondisi semraut keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang banyak menempati trotoar juga puluhan PKL di Halaman Stadion Gelora Bangkalan (SGB) menjadi fakta pemandangan selama ini.

Padahal sisi lain pemerintah menggunakan anggarannya untuk membangun gedung megah di wilayah kawasan sisi Suramadu menghabiskan puluhan milyar rupiah hingga kini belum resmi dikelola dan tidak mampu merelokasi pedagang di Area Suramadu, bangunan megah terkesan terbengkalai.

Hal itu memantik penilaian aktivis mahasiswa Imam Syafi’i atau yang lebih dikenal dengan sebutan Imam Pantor menurutnya Pemerintah Bangkalan saat ini dinilai lamban dalam pelaksanaan program percepatan pemulihan ekonomi masa pandemi yang digembargemborkan pemerintah dengan gelontoran jumlah dana fantastis.

“Alur Pemulihan ekonomi di Kabupaten Bangkalan masa pandemi berjalan sangat lambat. Pemerintah harus melakukan gerakan yang sporadis dan lebih serius guna pemulihan ekonomi daerah seperti mencetak wira usaha di sektor UMKM,” papar Imam Pantor alumnus salahsatu kampus di Wilayah Bangkalan pada media ini, Kamis (03/03) siang.


Editor : Redaksi

524

Baca Lainnya