Kesehatan Pariwisata

Minggu, 6 Maret 2022 - 06:27 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Cegah Penyebaran Covid-19 di Fasilitas Kesehatan, ITS Serahkan Bantuan Pelapis CoFilm+ Antivirus ke RSUA  

Surabaya | klikku.net – Guna mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di fasilitas kesehatan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) secara resmi menyerahkan produk inovasi cat pelapis dan stiker antivirus CoFilm+, kepada Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Jumat (4/2/2022).

Bantuan itu diserahkan Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD. Dan diterima Direktur RSUA Prof Dr Nasronudin SpPD. Pemberian bantuan ini, juga didukung CoFilm Indonesia dan Wismilak Foundation.

Dalam sambutannya, Bambang menjelaskan bahwa cat pelapis CoFilm+ anti virus ini, akan digunakan pada bagian-bagian yang berpotensi menjadi tempat penularan virus dan bakteri. Seperti railing bed, safety grab, kursi roda, kran air, gagang pintu, handle kursi, meja, dan lain-lain.

“Dengan demikian, potensi penularan Covid-19 melalui sentuhan benda yang disentuh banyak orang, dapat diminimalisir,” ujarnya.

“Menurut penelitian kami bersama CoFilm Indonesia, 90% virus Covid-19 yang menempel di permukaan CoFilm+, akan mati dalam kurun waktu 10 menit. Dan menjadi 99,9% dalam waktu 1 jam. Sementara pada permukaan yang tidak dilapisi CoFilm+, virus Covid-19 bisa bertahan hidup hingga 72 jam,” ungkapnya.

“Saat ini tengah dikembangkan pelapis CoFilm+ anti virus transparan atau tidak berwarna. Hingga bisa diaplikasikan di manapun tanpa mengurangi estetika dari benda yang dilapisi. Sebab, pelapis CoFilm+ ini tetap bermanfaat, meski pandemi Covid-19 sudah berakhir. Karena tetap dapat melindungi kita semua dari berbagai virus dan bakteri lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RSUA Prof Dr Nasronudin SpPD berterima kasih, atas pemberian bantuan ini.

“Saat ini, pelapis CoFilm+ anti virus ini sudah digunakan pada sekitar 952 item dan peralatan yang tersebar di 40 ruangan. Seperti ruang IGD, ICU, ruang rawat inap, lobi, ruang tunggu, ruang poli, dan ruang tenaga kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan banyaknya ruangan di RSUA yang terproteksi CoFilm+ anti virus ini. Maka bisa mencegah penularan atau penyebaran Covid-19 di lingkup RSUA.

Proses pelapisan CoFilm+ anti virus pada handle kursi di ruang tunggu RSUA

Sementara itu, Co-Founder CoFilm Indonesia Royyan Wafi Pujiyanto menyebutkan, jika produk tersebut merupakan hasil hilirisasi penelitian ITS di RSUA dan Rumah Sakit Khusus Infeksi.

“Ke depannya, CoFilm+ ini diharapkan tidak hanya melindungi area rumah sakit. Namun juga mampu memproteksi sekolah, kantor, bandara, mall, dan fasilitas umum lainnya,” ujarnya.

“Semoga produk anak bangsa ini, bisa menjadi solusi yang membantu masyarakat luas, dalam mengurangi penyebaran infeksim serta mendampingi masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, meskipun ditengah rentannya penularan Covid-19,” pungkas Wafi. @Nto tze


Editor: Joe Mesti

1899

Baca Lainnya