Ekonomi Bisnis Internasional

Selasa, 15 Maret 2022 - 15:38 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Forkopimda Jatim Lepas Keberangkatan Perdana Jamaah Umroh dari Bandara Juanda

Sidoarjo | klikku.net – Forkopimda Jawa Timur melepas keberangkatan 220 orang calon jamaah ibadah umroh menggunakan maskapai udara Garuda Indonesia direct flight Surabaya – Mdinah, dari Bandara Internasional Juanda, Selasa (15/3/2022),

Para jamaah umroh tersebut merupakan rombongan kedua yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda. Setelah sekitar dua tahun, bandara ini tidak melakukan penerbangan Internasional. Termasuk keberangkatan jamaah umroh, karena pandemi Covid-19.

Sehari sebelumnya, rombongan pertama 356 jamaah umroh juga diberangkatkan dari bandara Juanda.

Secara simbolis, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, melepas jamaah umroh dan sekaligus membuka penerbangan jamaah umroh melalui Bandara Internasional Juanda.

“Alhamdulillah, pagi ini kita bersama-sama melepas keberangkatan jamaah umroh yang kedua di pekan ini. Dan ini menjadi keberangkatan yang ditunggu-tunggu, setelah dua tahun ditunda karena pandemi Covid-19,” ujar Khofifah.

Ia juga mendoakan para jamaah, agar bisa selamat hingga pulang ke tanah air dan sehat selama di sana. Serta menjadi ibadah umroh yang maqbul.

Khofifah juga berharap, dengan dibukanya kembali perjalanan luar negeri dari bandara Internasional Juanda. Secara perlahan, semua akan kembali normal.

“Ini membawa optimisme bagi Jawa Timur. Karena bandara ini adalah hub strategis bagi keberangkatan jamaah umroh dari berbagai provinsi,” tegasnya.

“Hal ini juga akan menghidupkan kembali jalannya usaha dan travel umroh di Jatim. Serta menghidupkan sektor lain, mulai perhotelan, transportasi, makanan, minuman, pariwisata dan sektor-sektor lain yang berkaitan. Semoga ini berseiring dengan proses yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Jatim,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jamaah umroh yang berangkat ke tanah suci kini sudah longgar dari segi aturan. Pemerintah Saudi Arabia telah menerbitkan peraturan yang tidak mengharuskan jamaah membawa hasil swab antigen/PCR.

Namun pada proses kepulangan jamaah kembali ke Indonesia, nantinya tetap wajib swab PCR di lokasi kedatangan. Untuk menunggu hasil tes, jamaah dipersilahkan menunggu di hotel yang telah di verifikasi KKP, PHRI dan Dinkes Provinsi Jawa Timur. Terdapat 27 hotel dengan total kapasitas 1.299 bed, telah disiapkan oleh KKP, PHRI dan Dinkes Jatim.

Sebelumnya, Pemprov Jatim juga merilis bahwa berdasarkan data dari AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia). Sebanyak 3.000 hingga 4.000 warga Jawa Timur, masuk daftar tunggu ibadah umrah di Bulan Maret 2022. Angka itu terus bertambah tiap bulan. Karena di Bulan April yang jatuh swbagqi Bulan Ramadhan. Jumlah daftar tunggunya naik hingga 7000 untuk Umroh. @Nto tze


Editor: Joe Mesti

247

Baca Lainnya