Ekonomi Bisnis

Kamis, 23 Juni 2022 - 04:30 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Khofifah: Surabaya Printing Expo 2022 Akan Menguatkan Jawa Timur Sebagai Center of Graffiti

Surabaya | klikku.net – Pameran teknologi printing atau percetakan terbesar di Indonesia, Surabaya Printing Expo (SPE) 2022 resmi dibuka.

Kegiatan yang digelar oleh Krista Exhibitions selama 4 hari, Kamis (23/6) hingga Minggu (26/6) di Grand City Convex Surabaya tersebut, dihadiri dan dibuka oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kamis (23/6/2022).

Dalam sambutannya, CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menuturkan, pihaknya mengucapkan rasa syukur karena pandemi sudah mulai mereda. Sehingga kembali bisa menyelenggarakan kegiatan pameran.

“Setelah lebih dari 2 tahun vakum dalam berkegiatan. Akhirnya kembali bisa menyelenggarakan pameran teknologi printing terbesar di Indonesia. Kegiatan kali ini diikuti lebih dari 65 perusahaan. Dimana 7 diantaranya merupakan UMKM printing asal Jawa Timur,” ujarnya.

“Saat ini, hampir semua produk yang beredar di pasaran, menggunakan teknologi percetakan. Karena itu, SPE 2022 menampilkan usaha percetakan mulai dari skala kecil, menengah, dan besar. Kegiatan ini akan menjadi jembatan bagi pengusaha di Industri percetakan dengan konsumen. Apalagi, saat ini teknologi cetak tidak hanya di kertas. Ada media kayu, kaca, plastik, kain dan lain sebagainya. Alhamdulillah, ekonomi kembali bergulir. Surabaya maju, SPE maju, Jatim Bangkit,” ungkapnya.

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Ahmad Mughira Nurhani, mengucapkan selamat kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, karena pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melebihi Nasional.

“Anggota kami kebanyakan merupakan UMKM. Jumlahnya ribuan, dan merupakan perusahaan kecil. Karena itu, kami mohon bimbingan ibu Gubernur, agar kami tetap bisa menghasilkan karya yang baik. Semoga Jatim semakin maju,” ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Pulp & Kertas Indonesia (APKI) Liana Bratasida, mengucapkan selamat pada Krista Media yang menggelar SPE 2022.

“Saat ini, anggota APKI ada 105 perusahaan, kebanyakan berada di Jawa Timur. Dan lebih dari separuh, menggunakan kertas daur ulang. Saat pandemi, kertas kemasan sangat dibutuhkan. Dengan menggunakan kertas daur ulang, kami bisa menyelamatkan lingkungan,” ujarnya.

“Indonesia berada diperingkat 6 untuk kertas dan 8 untuk pulp, di dunia. Kita punya kemampuan, untuk menyumbang devisa negara. Tanpa perhatian dari pemerintah, industri kertas kita akan sulit bersaing di pasar global. Karena itu kami perlu bimbingan dari pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih pada Krista Exhibitions, yang menggelar pameran di Surabaya.

“Surabaya Printing Expo bisa menjadi pembuka akses ekonomi, bukan hanya Jawa Timur, tapi juga Indonesia. Kondisi ini menjadi harapan baru, khususnya bagi UMKM printing di Jawa Timur. Apalagi, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Jawa Timur,” ujarnya.

“Kegiatan ini akan menjadi penguatan Jawa Timur, sebagai center of Graffiti. Semoga sukses dan lancar berpameran,” pungkasnya.

Seremonial pembukaan Surabaya Printing Expo 2022 ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Daud D. Salim, Ahmad Mughira Nurhani, Liana Bratasida, dan Christina Sudjie. Setelahnya, para tamu undangan meninjau lokasi pameran. Joe Mezty


 

372

Baca Lainnya