Surabaya | klikku.net – Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI), bersama PITI Jatim, PITI Surabaya, dan Othman Bin Affan Foundation, gelar perayaan Imlek 2574 di halaman Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya, Minggu (29/1).
Selain menjadi ajang silaturahim antar pengurus. Dalam kegiatan itu, juga dibagikan angpao kepada 300 janda miskin dan kaum dhuafa, dari berbagai wilayah di Surabaya.
Menurut Ketua YHMCHI H. Abdullah Nurawi, pihaknya ingin berbagi kebahagiaan dan makna perayaan Imlek pada warga pra sejahtera di Surabaya.
“Selain membagikan angpao. Kami juga ingin memberikan pemahaman pada masyarakat umum, tentang makna perayaan Imlek sebagai sebuah tradisi budaya masyarakat Tionghoa di Indonesia. Jadi perayaan Imlek tidak terkait dengan agama,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PITI Surabaya H. Syaukani Ong menyampaikan indahnya perbedaan, tapi sejatinya sama.
Dalam kesempatan itu, Camat Genteng M. Aries Hilmi, S.STP yang mewakili warga, mengucapkan terima kasih kepada YHMCHI, PITI Jatim, PITI Surabaya, dan Othman Bin Affan Foundation
“Terima kasih sudah peduli pada warga pra sejahtera, khususnya di Kecamatan Genteng ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa secara rutin digelar,” ujarnya.
mewakili Marga Go Jatim, Eddy Widjanarko menyampaikan bahwa perayaan Imlek menjadi tradisi bagi semua keluarga Tionghoa, untuk berkumpul bersama kerabat maupun tetangga.
“Bagi yang memiliki rejeki akan membagikan angpou. Jadi Pemberi angpou mendapatkan rejeki, dan yang menerima juga mendapatkan rejeki,” tuturnya.

Perayaan Imlek 2574 di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya dimeriahkan dengan kehadiran Dewa Rejeki, tampilan paduan suara Cheng Hoo, pembacaan ayat suci Al-Quran dalam 3 bahasa, Arab, Indonesia dan Mandarin. Serta drama menarik oleh Muda-mudi Cheng Hoo, yang menceritakan sebuah keluarga berbeda agama, tapi tetap hidup rukun bersama.
Kemudian diakhiri dengan pembacaan doa oleh Ustad Haryono Ong dan pemberian angpao pada warga pra sejahtera.
Hadir juga dalam kegiatan ini, Ketua PITI Jatim Haryanto Satriyo, pengurus Masjid Cheng Hoo Banyuwangi, para pendiri Masjid Cheng Hoo Surabaya, pengurus Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS), para lurah, serta perwakilan Polsek dan Koramil Genteng Surabaya. @Nto tze
